RADAR JOGJA - Hampir satu dekade setelah pertemuan 'Battle of the Bridge' yang terkenal itu, rival London, Chelsea dan Tottenham Hotspur kembali ke Stamford Bridge untuk saling beradu kekuatan di Liga Inggris/ Premier League pada Jumat (4/4) dini hari.
Kedua tim terlibat dalam sebuah thriller tujuh gol yang memikat di London Utara hampir empat bulan yang lalu, ketika Chelsea keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3.
Laju empat kemenangan beruntun Chelsea di semua kompetisi berakhir sebelum jeda internasional saat rival Tottenham di London Utara, Arsenal, mengalahkan the Blues 1-0 di Emirates Stadium pada 16 Maret.
Gol sundulan Mikel Merino di babak pertama membuat Chelsea menelan kekalahan ketiga di Liga Inggris dalam lima pertandingan dan tim asuhan Enzo Maresca kini berpegang teguh pada posisi empat besar, saat mereka hanya berjarak dua poin di bawah Manchester City di urutan keempat dan satu poin di bawah Newcastle United.
Chelsea, yang berusaha menghindari musim ketiga berturut-turut finis di luar lima besar Liga Inggris, saat ini memiliki keunggulan terbaik dalam pertarungan sengit untuk mengamankan jatah bermain di Liga Champions untuk musim depan dan sekarang bersiap untuk tiga pertandingan papan atas melawan tim-tim papan bawah, serta pertandingan perempat final Conference League dua leg melawan Legia Warsawa akhir bulan ini.
Klub asal London Barat akan menyambut kembalinya mereka ke Stamford Bridge di mana mereka telah memenangkan masing-masing dari empat pertandingan terakhir mereka di Liga, menjaga clean sheet dalam dua pertandingan terakhir melawan Southampton (4-0) dan Leicester (1-0) dimana hanya sekali dalam lima musim terakhir Chelsea memenangkan tiga pertandingan kandang secara beruntun tanpa kebobolan, melakukan hal tersebut dari April hingga Mei 2024 dalam sebuah rentetan yang mencakup kemenangan 2-0 atas Spurs.
Chelsea akan menyukai peluang mereka untuk sukses pada laga ini, karena mereka telah memenangkan lebih banyak pertandingan PL (36) dan mencetak lebih banyak gol PL (120) melawan Tottenham daripada yang mereka lakukan terhadap lawan lainnya. Faktanya, hanya tiga tim yang telah mencetak lebih banyak gol melawan sebuah tim di divisi ini dibandingkan 120 gol yang telah dicetak Chelsea melawan Spurs (Arsenal vs Everton, Manchester United vs Everton, Liverpool vs Newcastle - semuanya 124).
Seperti Chelsea, Tottenham tidak dapat meraih poin maksimal dalam pertandingan terakhir mereka sebelum jeda internasional dan malah mengalami kekalahan ke-15 di Liga Inggris musim ini di tangan Fulham.
Gol di babak kedua dari Rodrigo Muniz dan mantan pemain Spurs, Ryan Sessegnon, membuat the Lilywhites harus menelan kekalahan 2-0 di Craven Cottage, membuat mereka terpuruk di peringkat 14 klasemen Liga Primer dan tertinggal 10 poin di belakang tim papan atas.
Kejayaan Europa League tampaknya merupakan satu-satunya penyelamat bagi Ange Postecoglou, yang masa depan Tottenham kembali berada di bawah sorotan setelah kekalahan yang “tidak dapat diterima” di Fulham. Dia kini menghadapi sejarah yang tidak diinginkan, karena kekalahan di Chelsea pada laga ini akan membuat sang pelatih asal Yunani-Australia ini menjadi manajer Spurs pertama yang kalah dalam empat pertandingan liga pertamanya melawan the Blues.
Tidak ada tim yang meraih poin liga lebih sedikit dalam derbi London musim ini dibandingkan Tottenham (10, sama dengan Brentford), yang kalah lima kali dari sembilan pertandingan seperti itu (W3 D1). Hanya pada 1987-88, 1989-90, 2003-04 (semuanya enam) dan 2004-05 (tujuh) Spurs pernah mengalami lebih banyak kekalahan derby London dalam satu musim liga.
Baca Juga: Lionel Messi Tampil Penuh, Inter Miami Takluk dari Los Angeles FC Berkat Nathan Ordaz
Tottenham berusaha untuk memenangkan pertandingan pertama mereka di Stamford Bridge sejak kemenangan 3-1 pada April 2018, tetapi mereka memasuki pertandingan ini setelah kalah delapan kali dari 14 pertandingan tandang di divisi utama musim ini, dengan hanya Leicester (10) dan Southampton (12) yang mengalami lebih banyak kekalahan yang mana belum pernah sejak 2008-09 the Lilywhites mengalami lebih banyak kekalahan tandang dalam satu musim liga (11).
Head to head:
08/12/2024 Tottenham Hotspur 3-4 Chelsea
03/05/2024 Chelsea 2-0 Tottenham Hotspur
07/11/2023 Tottenham Hotspur 1-4 Chelsea
26/02/2023 Tottenham Hotspur 2-0 Chelsea
14/08/2022 Chelsea 2-2 Tottenham Hotspur
Prediksi susunan pemain:
Chelsea (4-2-3-1):
Sanchez (GK); James, Fofana, Colwill, Cucurella; Caicedo, Fernandez; Neto, Palmer, Sancho; Jackson
Tottenham Hotspur (4-3-3):
Vicario (GK); Porro, Romero, Van de Ven, Spence; Sarr, Bentancur, Maddison; Johnson, Solanke, Son
Prediksi:
Kami katakan: Chelsea 2-1 Tottenham Hotspur
Pertandingan antara Chelsea dan Tottenham Hotspur cenderung dipenuhi dengan drama dan hiburan, namun apakah kita akan melihat pesta gol lain dalam pertandingan ini antara dua tim yang tidak konsisten, yang sama-sama bertekad untuk tidak kalah dan ingin meraih kemenangan, masih harus dilihat, saat kedua tim tidak memiliki ketajaman di depan gawang dalam beberapa pertandingan terakhir.
Tidak diragukan lagi bahwa tuan rumah akan dianggap sebagai unggulan, mengingat catatan buruk Tottenham di Stamford Bridge dan bila Palmer dan Jackson dapat kembali bermain untuk the Blues, maka mereka akan dapat meraih tiga poin yang berharga.
Editor : Bahana.