RADAR JOGJA – Persebaya Surabaya gagal meraih kemenangan saat menjamu PSIS Semarang dalam lanjutan BRI Liga 1 2024/25 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada Rabu (12/3) malam.
Kegagalan ini merupakan kegagalan yang sangat pahit bagi Persebaya, apalagi kebobolan di masa injury time pertandingan dengan skor akhir 1-1.
Francisco Rivera mencetak gol bagi Green Force saat pertandingan berjalan 45 menit, namun sebuah peluang yang sangat matang Oktafianus Fernando gagal dimaksimalkan di masa injury time.
Kegagalan dalam peluang emas tersebut membuat arah pertandingan berbalik dengan PSIS melakukan serangan balik cepat dan berakhir dengan sebuah gol penyeimbang di menit akhir.
Pelatih Persebaya, Paul Munster mengatakan dirinya sangat kecewa karena gagal meraih tiga poin karena kebobolan di menit akhir.
“Kami sudah unggul di babak pertama. Berikutnya, saya ingin kami mencetak gol lagi di babak kedua. Di Indonesia, (unggul) saja tidak cukup. Kami punya peluang emas mencetak gol. Sayangnya itu tidak terjadi,” ujar Munster.
“Seperti yang Anda lihat, kami kebobolan di menit akhir. Saya tentu kecewa dengan gol lawan dan hasil pertandingan. Tapi, inilah sepak bola. Kami harus tetap menatap ke depan,” tambahnya.
Kegagalan meraih tiga poin membuat posisi Green Force di papan klasemen tidak berubah dimana berada di peringkat ketiga dengan 48 poin, selisih satu poin dari Dewa United di posisi kedua dan 9 poin dari Persib di puncak.
Editor : Bahana.