RADAR JOGJA – Persija Jakarta bakal menjamu Arema FC dalam lanjutan BRI Liga 1 2024/25 di Stadion Patriot Candrabhaga pada Minggu (9/3) malam.
Setelah meraih kemenangan pada pekan terakhir (2-0 atas PSIS Semarang), pelatih Persija, Carlos Pena berharap melanjutkan tren positif tersebut.
Apalagi, pada pertemuan pertama tim berjuluk Macan Kemayoran raih kemenangan dengan skor 2-1 atas Arema.
Namun dilain sisi, jeda singkat antar pertandingan menjadi perhatian utama bagi Carlos Pena.
“Persiapan kami bagus meski dalam waktu yang singkat karena kami baru bermain beberapa hari yang lalu,” ujar Pena.
“Kami berusaha keras untuk memulihkan kondisi pemain agar semua pemain fit untuk laga ini,” imbuhnya.
Selain hal tersebut, pelatih asal Spanyol tersebut menyoroti sanksi yang diterima Persija Jakarta dimana dilarang mendapatkan dukungan dari suporter.
Menurutnya, sanksi tersebut bakal menjadi kerugian besar bagi Macan Kemayoran.
“Suasananya akan dingin, akan sulit, motivasi bagi semua orang menjadi sangat sulit saat bermain di stadion yang kosong,” katanya.
“Jakmania adalah pemberi dukungan yang sangat besar saat bermain di kandang,” jelasnya.
“Maka secara mental, kami harus siap untuk berusaha memberikan lebih dari 100 persen. Sebab, 20 persen itu adalah yang diberikan penggemar kepada kami. Kami harus mendapatkannya dari diri kami sendiri,” tegasnya.
Sementara dalam pertandingan ini Persija masih kehilangan satu legiun asingnya, yaitu Ondrej Kudela yang masih bermasalah dengan pinggangnya.
Editor : Bahana.