RADAR JOGJA - Pemilik Valencia, Peter Lim menunjuk putranya, Kiat, sebagai presiden klub pada hari Senin setelah kepergian pemimpin sebelumnya, Layhoon Chan.
Para penggemar Valencia telah memprotes pengelolaan klub oleh Lim selama bertahun-tahun. Pengusaha jutawan ini membeli Valencia pada tahun 2014, namun para pendukung merasa marah dengan apa yang mereka gambarkan sebagai kepemilikan yang tidak jelas.
Pada bulan Oktober, ribuan fans Valencia kembali menggelar aksi unjuk rasa sebelum kekalahan 3-2 dari Las Palmas dalam upaya untuk menggulingkan pemilik asal Singapura tersebut.
Pada hari Senin, Kiat Lim mengambil alih kendali di klub, di mana ia telah menjabat sebagai direktur sejak 2022 tetapi tidak sering berkunjung ke kota.
“Saya senang menyerahkan tongkat estafet kepada Mr Kiat Lim, putra dari pemegang saham mayoritas kami,” kata Layhoon Chan dalam sebuah pernyataan.
“Penunjukan ini merupakan penegasan yang jelas atas komitmen kami yang berkelanjutan terhadap klub dan masa depannya. Saya juga ingin menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada para penggemar dan semua orang yang dekat dengan klub atas dukungan mereka selama saya menjabat posisi ini.”
Valencia berada di posisi ke-18 dalam klasemen La Liga setelah bermain imbang 3-3 dengan Osasuna pada hari Senin, sama dengan Las Palmas yang berada di posisi ke-17.
Editor : Bahana.