JOGJA - Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Paku Alam (PA) X telah resmi ditetapkan menjadi Ketua Umum (Ketum) KONI DIY periode 2025-2029.
Kepastian tersebut didapatkan usai terlaksananya agenda Musyawarah Olahraga Daerah (Musorda) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY yang diselenggarakan di Hotel New Saphire, Jogja, (22/2/2025).
Dalam Musorda kali ini, Paku Alam X terpilih secara aklamasi setelah mendapatkan dukungan dari 68 anggota KONI DIY yang terdiri dari 57 pengda cabor, enam badan fungsional dan lima KONI kabupaten/kota.
Usai terpilih Paku Alam X mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota KONI DIY yang telah memberikan kepercayaannya untuk mengemban amanah sebagai Ketum Umum KONI DIY periode 2025-2029 mendatang.
Menurutnya tugas tersebut adalah tanggung jawab besar, yang akan dijalankan dengan penuh dedikasi dan komitmen.
"Sebagaimana telah disampaikan oleh Bapak Gubernur, tantangan dunia olahraga saat ini semakin kompleks. Kami menghadapi tuntutan itu untuk tidak hanya mempertahankan prestasi, tetapi juga terus berinovasi dalam pembinaan atlet, pengembangan infrastruktur olahraga, dan penanaman nilai sportivitas di masyarakat," jelasnya.
Oleh karena itu, secara pribadi Paku Alam X mengajak kepada seluruh pengurus KONI, cabang olahraga, pelatih, dan para atlet untuk terus bisa bekerja bersama dalam mewujudkan visi KONI DIY yang lebih maju dan berprestasi.
Menurut Paku Alam X ada beberapa hal yang akan menjadi esensi utama dalam masa kepemimpinan sebagai Ketum KONI DIY periode 2025-2029 nanti.
Yang pertama, pihaknya ingin meningkatkan kualitas pembinaan atlet, akan memperkuat program pembinaan sejak usia dini, meningkatkan kualitas pelatihan, serta memperluas akses ke sarana dan prasarana olahraga.
Lalu akan melakukan kolaborasi dan inovasi.
Di mana Paku Alam X ingin mengajak semua pihak untuk membangun sinergi yang lebih erat, baik dengan pemerintah, swasta, maupun masyarakat.
Hal tersebut dilakukan guna mendukung pengembangan olahraga DIY.
Selain itu, Paku Alam X juga ingin memperkuat karakter dan nilai sportivitas di dalam olahraga di DIY.
Mengingat prestasi yang diraih harus dibangun di atas pondasi nilai-nilai sportivitas, kerja keras, dan kebersamaan.
Tak hanya itu, Paku Alam X juga mengajak seluruh anggota KONI DIY supaya bisa menjadikan olahraga sebagai alat pemersatu masyarakat DIY.
Sehingga setiap ajang olahraga tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat persaudaraan dan kebanggaan terhadap daerah di DIY.
"Mari kita bekerja keras bersama untuk menciptakan masa depan olahraga DIY yang gemilang. Saya yakin, dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi yang kuat, kami dapat membawa olahraga DIY ke tingkat yang lebih tinggi dan lebih membanggakan," tegasnya.
Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Beny Suharsono yang hadir mewakili Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menjelaskan jika agenda Musorda KONI DIY itu memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan arah dan kebijakan pembinaan olahraga di DIY.
KONI sebagai wadah pembinaan olahraga memiliki tanggung jawab yang besar untuk meningkatkan prestasi atlet, memperkuat infrastruktur olahraga, serta menanamkan semangat sportivitas dan kerja keras kepada masyarakat.
"Bertolak dari kerangka itulah, mari manfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya. Susun strategi yang lebih adaptif, inovatif, dan inklusif demi memajukan olahraga di DIY," tuturnya.
Sri Sultan Hamengku Buwono X juga berharap bahwa dari Musorda KONI DIY 2025 inu akan lahir program dan kebijakan strategis dan berorientasi pada masa depan olahraga DIY.
Pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY yakin bahwa dengan semangat kebersamaan, dedikasi, dan kerja keras, KONI DIY dapat membawa olahraga DIY ke tingkat yang lebih tinggi.
"Hal ini tentu tidak lepas dari sinergi antara KONI, pemerintah, pelatih, atlet, dan seluruh elemen masyarakat," tandasnya.
Sementara Ketum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman juga mengucapkan selamat kepada KGPAA Paku Alam X yang telah terpilih sebagai Ketum KONI DIY periode 2025-2029 mendatang.
Harapannya dengan terpilihnya Wakil Gubernur DIY itu, maka prestasi olahraga DIY semakin baik, dengan terobosan program kerja dari tata kelola organisasi yang juga baik.
"Di DIY banyak perguruan tinggi, pengelolaan olahraga di DIY saya harap menjadi model. Hanya dengan penerapan Sport Science yang lebih, supaya dapat meraih prestasi," bebernya. (ayu)
Editor : Meitika Candra Lantiva