RADAR JOGJA - Inter melewatkan kesempatan untuk memuncaki klasemen Serie A setelah mereka kalah 1-0 dari Juventus pada Senin (17/2) dini hari, dengan Francisco Conceicao mencetak gol penentu kemenangan di menit-menit akhir dalam pertandingan yang penuh aksi.
Pemain sayap asal Portugal ini memicu kegembiraan di stadion setelah menit ke-74, setelah beberapa gerakan kaki yang cerdas di dalam kotak penalti oleh Randal Kolo Muani, sebelum ia menemukan Conceicao, yang mencetak gol.
Inter gagal memanfaatkan hasil imbang 2-2 yang diraih Napoli di kandang Lazio pada hari Minggu dan tertinggal dua poin dari Napoli dengan 54 poin dari 25 pertandingan. Juventus kini berada di peringkat empat dengan 46 poin.
Banyak yang dipertaruhkan dalam Derbi d'Italia ke-267, dengan sang juara bertahan tahu bahwa kemenangan tandang akan membuat mereka akhirnya melompati Napoli, sementara Bianconeri dapat masuk ke empat besar, setelah berjuang untuk menemukan formula kemenangan di sebagian besar musim ini.
Nerazzurri dengan cepat mendapatkan peluang dengan tendangan salto Mehdi Taremi yang berhasil diselamatkan oleh Michele Di Gregorio sebelum Denzel Dumfries menyundul bola ke atas mistar gawang.
Juventus merespons dengan Nico Gonzalez memaksa Yann Sommer melakukan penyelamatan ganda, pertama untuk menepis tendangan jarak jauh dan kemudian menggagalkan upaya Conceicao dari bola rebound.
Peluang terus berdatangan bagi kedua tim, dengan Kolo Muani dan penyerang Inter, Lautaro Martinez, menyia-nyiakan peluang emas dengan mengirimkan tembakan yang melambung jauh di atas mistar gawang menjelang turun minum.
Sesaat sebelum jeda, Dumfries memimpin serangan Inter ke dalam kotak penalti, namun lini pertahanan Juventus memaksanya berada dalam posisi sempit dan tembakannya membentur tiang gawang.
Kedua tim terus bermain menyerang di babak kedua saat mereka mencoba untuk mengakhiri kebuntuan, namun Conceicao yang akhirnya mematahkan perlawanan Inter dan membuat para pendukung tuan rumah senang.
Hanya beberapa menit kemudian, Bianconeri nyaris mencetak gol lagi saat tembakan Teun Koopmeiners diblok di garis gawang oleh Dumfries.
Nerazzurri terus menekan dan Marcus Thuram melepaskan tendangan voli, namun mereka tidak mampu mencetak gol penyeimbang di menit-menit akhir, membuat perebutan gelar juara yang mendebarkan ini berada di ujung tanduk dengan 13 pertandingan tersisa.
Editor : Bahana.