RADAR JOGJA - Kebangkitan AS Roma akan diuji pada Senin (3/2) dini hari, saat Napoli, berkunjung ke Stadio Olimpico untuk menjalani Derbi del Sole di Serie A/ Liga Italia.
Setelah naik ke peringkat sembilan di divisi utama Italia, Giallorossi mengamankan tempat di Europa League, sementara rival selatan mereka menjauh dari kejaran tim-tim lain dengan kemenangan atas Juventus pekan lalu.
Kemenangan kandang 2-0 atas Eintracht Frankfurt menjadi bukti bahwa Roma telah berbalik arah di bawah asuhan Claudio Ranieri.
Pelatih kelahiran Roma ini telah membantu klub masa kecilnya bangkit dari awal yang lambat di Europa League untuk finis di peringkat 15 di fase liga dan mempersiapkan playoff untuk mencapai babak 16 besar untuk musim ketiga berturut-turut.
Giallorossi juga tidak terkalahkan dalam enam pertandingan Serie A, setelah kalah dalam tujuh dari sembilan pertandingan sebelumnya.
Kemenangan pekan lalu di Udine membuat Ranieri menjadi pelatih ke-15 dalam sejarah kasta tertinggi Liga Italia yang berhasil meraih 200 kemenangan.
Mantan manajer Napoli ini akan menghadapi dua pertandingan sulit, pertama menghadapi mantan klubnya di Serie A, kemudian mengunjungi AC Milan di perempat final Coppa Italia.
Sejarah baru-baru ini tidak akan berpihak padanya akhir pekan ini dimana Roma hanya memenangkan dua dari delapan pertandingan kandang terakhir mereka melawan tim tamu serta gagal mencetak gol dalam tiga dari empat pertandingan terakhir.
Bahkan, Napoli hanya pernah dikalahkan satu kali dalam 10 pertemuan terakhir kedua tim, dengan satu-satunya kekalahan mereka dalam kurun waktu tersebut ditentukan oleh gol dari sang penyerang Roma, Romelu Lukaku.
Sang penyerang yang sering bepergian kini bermain di Naples, dan tendangan penaltinya menyempurnakan kebangkitan Partenopei di kandang Juventus pekan lalu, setelah gelandang Frank Anguissa yang sedang dalam performa terbaiknya membuat mereka kembali menyamakan kedudukan.
Sebagai peraih beberapa Scudetto sebagai pemain dan pelatih, sang pelatih Napoli, Antonio Conte, telah menanamkan ketangguhan pada tim yang telah mempertahankan gelar juara mereka musim lalu, meskipun kehilangan dua pemain bintang.
Conte, tidak hanya memenangkan pertandingan terbanyak setelah unggul lebih dulu, namun mereka juga memenangkan pertandingan terbanyak setelah tertinggal (empat), membuat mereka unggul tipis atas sang juara bertahan, Inter di papan klasemen.
Setelah memenangkan tujuh pertandingan Serie A terakhir mereka, kemenangan lain di Derby del Sole akan membuat Napoli mencatatkan delapan kemenangan beruntun untuk pertama kalinya sejak awal 2023.
Kemudian, mereka sedang dalam perjalanan untuk meraih gelar liga ketiga, dan gelar keempat akan semakin dekat jika mereka mampu meraih kemenangan di Stadio Olimpico.
Head to head:
25/11/2024 Napoli 1-0 AS Roma
28/04/2024 Napoli 2-2 AS Roma
24/12/2023 AS Roma 2-0 Napoli
30/01/2023 Napoli 2-1 AS Roma
24/10/2022 AS Roma 0-1 Napoli
Prediksi susunan pemain:
Roma (3-4-2-1):
Svilar (GK); Mancini, Hummels, Ndicka; Saelemaekers, Kone, Paredes, Angelino; Dybala, Pellegrini; Dovbyk
Napoli (4-3-3):
Meret (GK); Di Lorenzo, Rrahmani, Jesus, Spinazzola; Anguissa, Lobotka, McTominay; Politano, Lukaku, Neres
Prediksi:
Kami katakan: Roma 1-1 Napoli
Roma jauh lebih sulit untuk dikalahkan di kandang daripada di tandang, jadi mereka dapat menghentikan laju kemenangan Napoli dan menjaga momentum mereka sendiri.
Membungkam anak asuh Antonio Conte mungkin terlalu sulit untuk dilakukan, namun anak asuh Claudio Ranieri memiliki daya gedor yang cukup untuk mencetak setidaknya satu gol.
Editor : Bahana.