RADAR JOGJA - Gelandang Barcelona, Gavi mengatakan Lamine Yamal adalah pemain terbaik di dunia setelah Lionel Messi, setelah mencatatkan penampilan luar biasa dalam kemenangan 5-1 di Copa del Rey atas Real Betis, pada Kamis (16/1) dini hari.
Yamal mencetak satu gol, menciptakan dua assist dan satu gol lainnya dianulir karena offside saat Barcelona melenggang ke babak perempat final.
Pemain berusia 17 tahun itu telah mencetak sembilan gol musim ini dan memberikan 13 asisst untuk rekan-rekannya dalam 24 penampilan.
“Ya, memang benar,” kata Gavi ketika ditanya apakah Yamal sudah menjadi pemain terbaik dalam permainan.
“Ya, setelah Lionel Messi, dia adalah yang terbaik,” sambungnya.
Yamal, yang membawa Spanyol meraih kesuksesan di Euro 2024 musim panas lalu, berada di urutan kedelapan dalam Ballon d'Or tahun lalu dan juga meraih penghargaan Kopa Trophy dan Golden Boy, penghargaan yang diberikan kepada pemain muda terbaik dunia.
Dia telah lama memantapkan dirinya sebagai pemain reguler di tim utama Blaugrana dan telah mencatat lebih dari 70 penampilan, dan merepotkan Real Betis sepanjang pertandingan.
Setelah Gavi membuka skor, umpan lob brilian dari Yamal memberi umpan kepada Jules Kounde untuk mencetak gol kedua bagi Barcelona.
Pemain sayap itu kemudian memberi umpan kepada Kounde lagi, tetapi gol tersebut dianulir karena offside setelah pemeriksaan VAR yang panjang.
Yamal mengira dia telah menambahkan gol ketiga Blaugrana setelah jeda, hanya untuk tinjauan VAR yang sekali lagi membatalkan upaya itu karena offside, sebelum aksi solo yang brilian dari tepi kotak penalti membuat Raphinha mencetak gol.
Pemain pengganti Ferran Torres mencetak gol keempat Barcelona sebelum akhirnya Yamal mencetak gol, menyelesaikan dengan baik setelah menerima umpan dari Fermin Lopez.
Vitor Roque, yang dipinjamkan ke Betis dari Barcelona, mencetak gol hiburan di menit-menit akhir melalui titik penalti.
Setelah mengakhiri tahun 2024 dengan mengecewakan, Barca kini memulai tahun 2025 dengan empat kemenangan beruntun, termasuk kemenangan 5-2 atas Real Madrid pada hari Minggu di final Supercopa Spanyol.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick ingin para pemainnya membawa performa tersebut ke La Liga, di mana mereka tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen Atletico Madrid dan lima poin dari Real Madrid.
“Bagi kami, hari ini sangat penting setelah kemenangan besar melawan Real Madrid,” ujar pelatih asal Jerman itu.
“Jadi bagus untuk melihat ini, bagaimana kami bermain hari ini, performa sejak awal. Kami mengendalikan permainan dan ini sangat bagus untuk melihat bagaimana mereka melakukannya,” imbuhnya.
“Target besar adalah bermain seperti ini di Liga. Kami menatap laga demi laga, tentu saja laga berikutnya melawan Getafe. Kami ingin bermain dan siap untuk itu dan meraih kemenangan,” tegasnya.
Editor : Bahana.