RADAR JOGJA - Kylian Mbappe mengatakan bahwa ia berharap dapat bermain bersama legenda Real Madrid, Cristiano Ronaldo yang merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub asal Spanyol tersebut.
Pemain internasional Prancis ini telah menjadi rekan setim ikon sepak bola lainnya, tetapi ia akan senang bermain bersama Ronaldo, pemenang Ballon d'Or lima kali dan kapten Portugal.
“Saya telah bermain dengan para pemain hebat: Lionel Messi, Neymar, Antoine Griezmann, Paul Pogba, Karim Benzema...” kata Mbappe.
“Akan menyenangkan untuk bermain dengan Cristiano Ronaldo, tetapi saya cukup beruntung bisa bermain melawannya, seorang legenda olahraga ini,” sambungnya.
Ronaldo meninggalkan klub raksasa Spanyol itu pada 2018 dan kini bermain untuk tim Liga Pro Arab Saudi, Al Nassr.
Mbappe membantu Real Madrid memenangkan FIFA Interkontinental Cup, gelar keduanya sejak bergabung dengan klub raksasa Spanyol itu pada musim panas setelah kontraknya dengan Paris Saint-Germain berakhir.
Berbicara kepada para penyandang disabilitas muda sebagai bagian dari program BeUNITED, Mbappe mengatakan bahwa ia tidak akan pernah meninggalkan Paris Saint-Germain jika bukan karena bergabung dengan Los Blancos.
“Saya pergi ke klub terbesar di dunia,” kata pemenang Piala Dunia 2018 itu.
“Saya selalu mengatakan bahwa itu adalah satu-satunya klub yang akan saya tinggalkan di PSG. Jika saya tidak bisa pergi ke Madrid, saya akan tetap di PSG sepanjang hidup saya,” imbuhnya.
Meskipun Mbappe telah tampil produktif bagi Los Blancos sejauh ini, ia tetap mendapatkan kritik atas penampilannya yang kurang maksimal bersama tim setelah mengalami beberapa kekalahan penting di awal musim.
“Sejak saya berusia 14 tahun, semua orang mengatakan kepada saya bahwa saya akan menjadi pemain hebat,” ujar Mbappe.
“Namun, ketika Anda sudah besar, terkadang Anda merasa kecil... Awalnya saya terlalu lapar dan hal itu memperdaya saya karena saya tidak sabar. Namun, saya memiliki semangat dan sisi kompetitif,” jelasnya.
“Impian saya sekarang adalah memenangkan trofi bersama tim, bukan penghargaan individu. Gelar besar apa yang tersisa bagi saya? Liga Champions, tetapi saya berada di klub terbaik di dunia untuk itu,” tegasnya.
Editor : Bahana.