RADAR JOGJA - Ruben Amorim mengatakan bahwa Manchester City berada di “tempat yang lebih baik” dibandingkan Manchester United menjelang pertandingan derbi pada Minggu (15/12), meskipun tim asuhan Pep Guardiola telah kalah dalam tujuh dari 10 pertandingan terakhir mereka.
Kekalahan Manchester City di Liga Champions dari Juventus berarti sang juara bertahan Liga Inggris hanya memenangkan satu dari 10 pertandingan terakhir mereka.
Sementara itu, Manchester United berjuang dari ketertinggalan satu gol untuk mengalahkan FC Viktoria Plzen 2-1 di Europa League.
Amorim sedang mempersiapkan derbi Manchester pertamanya akhir pekan ini dan bersikeras bahwa City masih lebih berpeluang untuk menang di Etihad Stadium meskipun mereka sedang mengalami kesulitan akhir-akhir ini.
“Tim-tim hebat dapat merespons setiap saat dan saya pikir mereka berada di tempat yang lebih baik daripada kami dalam hal memahami permainan, cara mereka bermain, kepercayaan diri yang mereka miliki,” kata Amorim.
“Bahkan di momen seperti ini, kami memiliki banyak hal yang harus difokuskan dalam tim kami. Kami akan menghadapi lawan yang hebat dan saya lebih fokus pada masalah kami. Kami memiliki banyak masalah di sini,” sambungnya.
MU akan bertanding di Etihad dengan berada di peringkat 13 klasemen, sementara City tertinggal dari Liverpool, Arsenal dan Chelsea dalam perburuan gelar juara.
Kedua tim asal Manchester ini pernah saling berhadapan untuk memperebutkan trofi Liga Inggris sebelumnya (tahun 2012 dan 2013). Amorim berharap pembangunan kembali Manchester United yang dilakukannya pada akhirnya akan menghasilkan derby yang memperebutkan trofi terbesar.
“Saya tidak bisa memperlakukannya seperti derby biasa,” katanya.
“Seharusnya ini seperti dua tim hebat yang bertarung untuk memperebutkan gelar juara, dan saat ini tidak seperti itu. Jadi ini hanya satu pertandingan lagi dengan lawan yang sangat bagus. Kedua tim sedang berjuang saat ini, jadi saya harap di masa depan saya bisa merasakan perasaan nyata dari sebuah derby [yang berimplikasi pada gelar juara],” imbuhnya.
Sementara itu, Amorim telah memberikan dukungannya kepada penjaga gawang MU, Andre Onana setelah melakukan kesalahan besar saat melawan Viktoria Plzen.
Hal itu terjadi setelah penampilan buruknya saat kalah 3-2 dari Nottingham Forest, ketika sebuah tendangan spekulatif dari Morgan Gibbs-White berhasil melewati dirinya dan berbuah gol kedua bagi Forest.
“Anda harus menerimanya apa adanya,” kata Amorim.
“Dia sudah pernah mengalami situasi seperti itu di masa lalu. Kami harus mengatasi hal ini,” lanjutnya.
“Tapi kami berhasil [melawan Plzen], tidak seperti saat melawan Nottingham. Kami berhasil membantu Onana. Seperti yang ia lakukan di masa lalu untuk kami,” tegasnya.
Editor : Bahana.