RADAR JOGJA - Chelsea melanjutkan performa bagus mereka akhir-akhir ini dengan kemenangan 3-1 atas tim asal Kazakhstan, FC Astana, meskipun Enzo Maresca membuat beberapa perubahan untuk pertandingan di Conference League.
Maresca membuat 10 perubahan dari starting XI yang mengalahkan Tottenham Hotspur 4-3 pada pekan lalu, dengan Axel Disasi dan Pedro Neto menjadi pemain yang paling berpengalaman untuk memulai pertandingan dalam suhu di bawah nol derajat di Astana.
Marc Guiu membuka skor dalam 15 menit setelah melakukan aksi solo run yang luar biasa dari sisi kanan lapangan buatan sebelum melewati Mukhamedjan Seysen.
Aleksandr Marochkin kemudian menambah penderitaan timnya dengan gol bunuh diri tak lama kemudian dari umpan silang Neto yang kuat, sebelum Renato Veiga menjadikan skor 3-0 melalui sundulan sederhana dari sepak pojok Kiernan Dewsbury-Hall sebelum turun minum.
Astana berhasil mencetak satu gol balasan sebelum turun minum, saat sang penyerang Marin Tomasov menunjukkan kemampuannya menggiring bola ke dalam kotak penalti lawan sebelum melepaskan tembakan ke pojok kiri atas gawang Filip Jorgensen.
Chelsea kini secara otomatis lolos ke babak 16 besar di Conference League dan berada di peringkat dua di Liga Primer, empat poin di belakang Liverpool yang memiliki satu pertandingan di tangan.
Maresca memuji performa solid dari para pemain muda The Blues dalam kemenangan ini.
“Itu adalah penampilan yang solid,” kata Maresca.
“Kami tahu bahwa cuaca sangat dingin dan kami mencoba untuk beradaptasi dengan cepat. Para pemain tampil fantastis dengan kondisi cuaca, perjalanan panjang kemarin, dan lapangan yang tidak ideal bagi kami. Secara keseluruhan saya sangat senang untuk para pemain,” imbuhnya.
“Saya juga senang dengan para pemain muda yang membantu kami memenangkan pertandingan. Saya terkesan dengan mereka semua. Para pemain yang tampil sebagai starter, Tyrique (George), Sam (Rak-Sakyi) dan Josh (Acheampong) tampil sangat baik. Jadi saya sangat senang untuk mereka dan para pemain yang masuk di babak kedua, saya senang,” tegasnya.
Editor : Bahana.