Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Inter 4-4 Juventus, Zielinski: kami Seharusnya Lebih Baik dan Terlalu Mudah Bagi Mereka Mencetak Gol

Satria Putra Sejati • Senin, 28 Oktober 2024 | 16:05 WIB
Selebrasi Kenan Yildiz usai mencetak dua gol dan membawa Juventus imbangi Inter
Selebrasi Kenan Yildiz usai mencetak dua gol dan membawa Juventus imbangi Inter

RADAR JOGJA - Piotr Zielinski mengonversi dua penalti menjadi dua gol untuk Inter saat mereka bermain imbang 4-4 dengan Juventus, di mana Kenan Yildiz mencetak dua gol di menit-menit akhir, di Serie A/ Liga Italia pada Senin (28/10) dini hari.

Pertandingan dengan intensitas tinggi ini menandai pertama kalinya dalam sejarah Serie A, lima gol tercipta di babak pertama antara Inter dan Juventus, yang masih belum terkalahkan di liga musim ini.

Inter berada di urutan kedua dalam klasemen dengan 18 poin, tertinggal empat poin dari Napoli. Juventus berada di urutan ketiga dengan 17 poin.

Babak pertama yang diwarnai lima gol pembuka dimulai ketika Marcus Thuram mendapatkan bola di depan Danilo, yang secara tidak sengaja menendang pergelangan kakinya dan bukannya menghalau bola, sehingga membuat wasit menunjuk titik penalti.

Zielinski berhasil mencetak gol setelah 15 menit untuk membawa Nerrazzuri memimpin.

Bianconeri menyamakan kedudukan lima menit kemudian ketika Weston McKennie memberikan umpan kepada Dusan Vlahovic, yang menyambar bola pantulan dengan kaki kanannya dari jarak dekat.

Setelah 26 menit, Juventus berbalik memimpin ketika Francisco Conceicao merangsek masuk ke dalam kotak penalti, menciptakan ruang sebelum memberikan umpan kepada Timothy Weah yang tak terkawal, yang tak kesulitan membalikkan keadaan untuk tim tamu.

Henrikh Mkhitaryan dari Inter menyamakan kedudukan menjadi 2-2, 10 menit sebelum turun minum dengan sepakan kaki kirinya ke pojok bawah gawang dari tepi kotak penalti.

Pesta gol berlanjut ketika Zielinski kembali membawa Inter unggul dari titik penalti setelah Pierre Kalulu menjatuhkan Denzel Dumfries, membuat sang juara bertahan unggul 3-2 saat jeda.

Babak kedua dimulai dengan intens saat Dumfries mencetak gol dari tendangan sudut, mengirimkan bola melewati barisan pertahanan Juve yang penuh sesak untuk memperbesar keunggulan Inter menjadi dua gol.

Penyerang asal Turki, Yildiz, 19 tahun, melepaskan tendangan mendatar dari sudut sempit setelah berlari ke dalam kotak penalti dalam sebuah serangan balik, memperkecil ketertinggalan Juve di menit 71.

Delapan menit sebelum babak kedua berakhir, ia mengontrol sebuah umpan silang di dalam kotak penalti dan melepaskan tendangan yang masuk ke dalam gawang untuk mengamankan hasil imbang yang spektakuler.

“Kami seharusnya bisa melakukan lebih banyak hal untuk menghindari gol-gol Juventus, itu terlalu mudah bagi mereka,” kata Zielinski.

“Kami semua bisa melakukan sesuatu yang lebih, terutama pada gol ketiga. Kami seharusnya bisa merebut bola dengan lebih cepat. Kami memberikan terlalu banyak ruang untuk mereka. Kami tahu Juventus memiliki pemain-pemain yang kuat; mereka cepat dan mampu mencetak gol,” jelasnya.

Kiper Michele Di Gregorio mengatakan bahwa tekad Juventus untuk terus berjuang hingga peluit akhir berbuah manis.

“Sampai akhir adalah moto kami, dan hari ini kami membuktikannya. Saya mengatakan bahwa ini akan menjadi pertandingan yang indah, dan memang benar; saya senang dengan reaksi tim. Ini memberikan sinyal kuat bagi kami untuk memulai lagi. Kekuatan tim kami terlihat jelas. Kami mengatakan satu sama lain untuk tidak menyerah,” katanya.

“Yildiz memberi kami bantuan yang luar biasa, dan saya turut senang untuknya karena ia sangat kuat, dan kami harus memanjakannya,” tegasnya.

Editor : Bahana.
#Kenan Yildiz #juventus #piotr zielinski #serie a #inter #liga italia