RADAR JOGJA - Inter mengamankan kemenangan 1-0 di Stadio Olimpico atas AS Roma pada Senin dini hari, berkat gol Lautaro Martinez pada babak kedua dalam pertandingan Serie A/ Liga Italia yang berlangsung ketat.
Martinez mencetak gol pada menit ke-60, mengontrol bola di tepi kotak penalti sebelum melepaskan tembakan ke dalam gawang.
Inter kini berada di urutan kedua klasemen dengan 17 poin, tertinggal dua poin dari pemuncak klasemen Napoli, sementara Roma berada di urutan ke-10 dengan 10 poin.
Ada banyak peluang bagi kedua tim untuk memecah kebuntuan di babak pertama, namun kiper Roma Mile Svilar dan rekannya di Inter, Yann Sommer melakukan beberapa penyelamatan impresif untuk menjaga babak pertama yang intens tanpa gol.
Pemain Inter, Hakan Calhanoglu harus meninggalkan lapangan setelah 12 menit pertandingan berjalan karena mengalami cedera, dan tak lama kemudian Francesco Acerbi juga digantikan oleh Stefan De Frij.
Setelah gol Martinez, kedua tim berjuang untuk merebut momentum.
Svilar melakukan penyelamatan satu tangan untuk menggagalkan peluang pemain Inter, Denzel Dumfries, sementara Sommer melakukan penyelamatan untuk menghalau tendangan keras dari Matias Soule pada menit-menit akhir pertandingan, dan mengamankan tiga poin untuk Inter.
Pelatih Roma, Ivan Juric, membela penampilan timnya meski kalah.
“Saya pikir kami memulai laga dengan terlalu takut-takut, saya tidak menyukai 15 menit pertama, namun setelah itu kami bermain dengan sangat baik hingga terciptanya gol. Gol itu hanya sebuah kecelakaan dan Anda harus membayar mahal untuk itu di level ini,” katanya.
“Kami memiliki banyak peluang, namun kami juga melakukan terlalu banyak kesalahan teknis dan itu adalah hadiah bagi Inter,” imbuhnya.
“Kami harus meningkatkan kualitas di sepertiga akhir lapangan dan hal itu akan membuat kami lebih efektif,” tegasnya.
Editor : Bahana.