Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tanggapi Permintaan Bahrain Yang Meminta Laga Kontra Indonesia Dipindahkan, Coach Justin: Kalo Dikabulkan AFC, Kita Pindah Oceania Aja

Satria Putra Sejati • Kamis, 17 Oktober 2024 | 20:13 WIB
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia

RADAR JOGJA – Federasi Sepak Bola Bahrain dikabarkan telah mengirimkan surat kepada AFC dan FIFA agar laga kontra timnas Indonesia dimainkan diluar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Alasan utama pengajuan surat itu adalah Bahrain khawatir akan keselamatan dan keamanan para pemainnya.

Tentu saja permintaan itu membuat publik Indonesia geram. Pasalnya, dalam laga yang berlangsung di Bahrain National Stadium pada matchday ketiga grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 terkesan kemenangan skuad Garuda seperti dirampok.

Alhasil, netizen Indonesia berulah hingga akun wasit pemimpin Ahmed Al Kaf hilang, wilayah di beberapa tempat di Bahrain berganti nama menjadi AFC Mafia, dll.

Timnas Indonesia sendiri baru akan menjamu Bahrain dalam laga kendang pada 25 Maret 2025.

Di lain sisi, pengamat sepak bola Indonesia, Justinus Lhaksana atau kerap disapa Coach Justin memberikan saran kepada skuad Garuda agar pindah ke Konfederasi Sepak Bola Oseania (OFC) apabila AFC mengabulkan permintaan Bahrain.

“Kalau AFC Mengabulkan permintaan Bahrain, kita pindah ke Oceania saja atau bikin tandingan yang isinya non-Timur Tengah,” tulis Coach Justin di X.

“Tinggal semua negara no TimTeng lobby FIFA agar AFC dibagi 2,” imbuhnya.

Hingga saat ini, AFC belum memberikan respon apapun terkait permintaan Bahrain.

Namun, jika dilihat dari kasus tim asal India, Mohun Bagan kalah WO karena memutuskan tidak berangkat untuk menghadapi tim asal Iran, Tractor karena alasan keamanan.

Maka Bahrain jika tidak mau bermain di Indonesia maka kalah WO, 3-0.

Editor : Bahana.
#grup c #nkri #bahrain #Justinus Lhaksana #oseania #publik #afc #netizen #kualifikasi piala dunia #FIFA #skuad garuda #keselamatan #timnas indonesia