RADAR JOGJA - Australia dan China akan saling berhadapan dalam matchday ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran ketiga grup C di Adelaide Oval pada Kamis sore.
Socceroos mengalami masa-masa sulit di bulan September dan masih belum meraih kemenangan di Grup C, sementara China mengalami kekalahan beruntun bulan lalu di babak ini.
Mengumpulkan hanya satu poin di dua pertandingan pembuka Grup C melawan Bahrain dan Indonesia selama jeda internasional bulan September, Australia memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan jika mereka ingin menjadi salah satu dari delapan anggota AFC yang secara otomatis lolos ke Piala Dunia 2026.
Socceroos mengalami malam yang buruk di kandang Bahrain pada matchday pertama, meskipun memiliki lebih dari 70% penguasaan bola, mereka tidak mampu menjebol gawang tim tamu, dengan gol bunuh diri di menit-menit akhir dari pemain Sheffield United, Harry Souttar yang membuat tuan rumah menelan kekalahan memalukan.
Lima hari kemudian, Australia kembali mencari kemenangan perdana mereka di babak penyisihan, dan terlepas dari dominasi mereka dalam statistik, mereka dipaksa untuk puas dengan hasil imbang saat menghadapi Indonesia, di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
Setelah pemusatan latihan di bulan September, pelatih kepala yang telah lama menjabat, Graham Arnold menyerahkan pengunduran dirinya, dengan mantan bek tengah Crystal Palace, Tony Popovic, kini bertanggung jawab untuk memimpin Socceroos menuju satu tempat di Piala Dunia 2026.
Australia bernasib sangat baik selama turnamen terbesar sepak bola edisi terbaru, melaju dari grup mereka di depan Denmark dan Tunisia untuk mencapai babak sistem gugur kompetisi.
Selain tim yang sedang berjuang di Grup A, Kirgistan dan tim penghuni dasar klasemen Grup B, Oman, tim tamu, China, belum mengumpulkan satu poin pun dari kampanye putaran ketiga mereka, kalah dalam pertandingan beruntun selama jeda internasional bulan September dari tim raksasa Asia, Jepang dan Arab Saudi.
Kekalahan yang paling memalukan dari kedua tim terjadi ketika Tim Naga mengalami kekalahan telak tujuh gol tanpa balas dari tim asuhan Hajime Moriyasu di Saitama Stadium, di mana mantan penyerang Liverpool, Takumi Minamino menjadi bintang dengan mencetak dua gol di babak kedua.
China tampak berada di jalur kemenangan mengejutkan atas Arab Saudi lima hari kemudian setelah unggul lebih dulu sebelum bek tengah Green Falcons, Hasan Kadesh mencetak dua gol, yang berarti bahwa pasukan Branko Ivankovic masih mencari poin pertama mereka di Grup C.
Sepanjang kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia Januari lalu, Tim Naga hanya satu kali merasakan kesuksesan dalam sembilan pertandingan selama 2024, dan sebagai hasilnya Australia diunggulkan untuk meraih poin maksimal di Adelaide.
Head to head:
16/11/2021 China 1-1 Australia
03/09/2021 Australia 3-0 China
22/01/2015 Australia 2-0 China
28/07/2013 Australia 3-4 China
22/06/2008 Australia 0-1 China
5 pertandingan terakhir Australia:
10/09/2024 Indonesia 0-0 Australia
05/09/2024 Australia 0-1 Bahrain
11/06/2024 Australia 5-0 Palestina
06/06/2024 Bangladesh 0-2 Australia
26/03/2024 Lebanon 0-5 Australia
5 pertandingan terakhir China:
10/09/2024 China 1-2 Arab Saudi
05/09/2024 Jepang 7-0 China
11/06/2024 Korea Selatan 1-0 China
06/06/2024 China 1-1 Thailand
26/03/2024 China 4-1 Singapura
Prediksi susunan pemain:
Australia (4-4-2):
Ryan (GK), Miller, Souttar, Burgess, Behich, Silvera, Irvine, Baccus, Goodwin, Mabil, Taggart
China (4-4-2):
Wang (GK), Gao, Browning, Zhu, Li, Abduweli, Li, Jiang, Xie, Conceicao, Wu
Prediksi:
Hadiranya Popovic seharusnya dapat membawa energi baru bagi Australia dan menginspirasi pasukannya untuk meraih kemenangan perdana di grup C.
Meskipun menjadi lawan yang tanggung bagi Arab Saudi di kendang sendiri, China seharusnya akan kesulitan saat menantang Socceros di Adelaide Oval.
Editor : Bahana.