RADAR JOGJA - Hattrick dari Marcus Thuram memberi Inter Milan kemenangan 3-2 atas Torino yang hanya bermain dengan 10 pemain di Guiseppe Meazza dalam pertandingan Serie A pada hari Minggu (6/10) dini hari, menyusul kartu merah yang diterima pemain bertahan tim tamu, Guillermo Maripan.
Inter berada di urutan kedua dalam klasemen liga dengan 14 poin, tertinggal dua poin dari Napoli. Torino berada di urutan keenam.
Torino harus bermain dengan 10 pemain setelah Maripan diusir dari lapangan setelah melakukan tekel keras terhadap Thuram.
Lima menit berselang, penyerang asal Prancis itu membuka keran gol Nerazzurri usai menanduk bola umpan dari Alessandro Bastoni.
Thuram menggandakan keunggulan Inter pada menit ke-35 melalui sundulan dari jarak dekat. Namun, Torino berhasil menyamakan kedudukan satu menit kemudian, dengan Duvan Zapata memanfaatkan kesalahan lini belakang untuk mencetak gol dari dalam kotak penalti.
Thuram melengkapi hattrick-nya pada menit ke-90, berada di tempat yang tepat untuk menyarangkan bola rebound setelah kiper Torino, Vanja Milinkovic-Savic, berhasil menepis sundulannya.
Drama berlanjut saat penyerang Torino, Nikola Vlasic, mengonversi tendangan penalti empat menit sebelum pertandingan berakhir, setelah Hakan Calhanoglu menjegal Adam Masina di dalam kotak penalti. Namun, tim tamu tidak mampu melakukan serangan terakhir untuk menyamakan kedudukan.
Torino mengalami kemunduran lebih lanjut ketika Zapata ditandu keluar lapangan karena diduga mengalami cedera lutut, dengan pemain asal Kolombia itu terlihat kesakitan.
Thuram, yang merupakan pencetak gol terbanyak sementara di liga musim ini dengan tujuh gol, mengatakan bahwa Inter tidak boleh terus menerus kebobolan.
“Ini juga merupakan kesalahan para penyerang, bukan hanya para pemain bertahan atau penjaga gawang. Kami memiliki 11 pemain di atas lapangan dan tidak kebobolan adalah bagian dari tugas semua orang. Kami akan mencoba untuk memperbaiki diri di laga-laga selanjutnya,” ujarnya.
“Ada banyak pekerjaan, terutama di kotak penalti. Bagi saya, mencetak gol selalu merupakan perasaan yang luar biasa, tetapi saya selalu ingin tetap menjadi pemain yang membantu tim di atas segalanya,” tegasnya.
Editor : Bahana.