RADAR JOGJA – Persis Solo bakal mencoba untuk melanjutkan tren positif mereka saat menantang tuan rumah Persebaya Surabaya dalam lanjutan BRI Liga 1 2024/25 di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (18/9) malam.
Setelah tiga kekalahan dialami Persis dalam tiga pertandingan pembuka, mereka mampu bangkit dan mencetak kemenangan dengan skor telak 4-0 atas Madura United dalam pekan keempat.
Misi meraih kemenangan atas Persebaya sendiri dipastikan tidak akan berjalan mudah, pasalnya Green Force masih belum merasakan kekalahan pada musim ini dimana hal itu merupakan hasil yang terbanding terbalik dengan yang didapat Laskar Sambernyawa.
Dari segi head to head, memang Persis memiliki catatan yang lebih unggul dalam empat pertemuan terakhir, namun pelatih Laskar Sambernyawa, Milomir Seslija mengaku Persebaya merupakan tim yang tidak bisa diremehkan, apalagi bermain di kendang.
“Laga lawan Persebaya tetap saja adalah laga yang tidak mudah, laga yang berbeda karena kedua tim memiliki kondisi yang berbeda,” kata Milomir.
Pelatih yang kerap disapa Milo itu juga mengakui Persebaya memiliki banyak pemain-pemain berkualitas dan sudah hafal dengan atmosfer sepak bola di Indonesia.
Mengatasi hal itu, pelatih asal Bosnia dan Herzegovina itu menyiapkan pasukannya untuk tidak membiarkan sang lawan bermain terbuka.
“Hal itu akan sangat berbahaya karena Persebaya punya M Rashid atau Bruno Moreira. Laga nanti, Persis akan memberikan perlawanan yang terbaik,” imbuhnya.
Milo tetap optimis dengan misi utama dalam laga kontra Persebaya ini, yakni kemenangan. Meskipun begitu dia meminta anak asuhnya tetap waspada ekstra saat jalannya pertandingan.
“Walaupun kami memiliki pemain-pemain bertahan yang baik, namun tentu kami akan juga kesulitan menghadapi pemain-pemain yang punya kecerdasan seperti Francisco Rivera,” tegas Milo.
Dilain sisi, tuan rumah Persebaya tengah dalam kondisi yang kurang baik meskipun masih dalam tren tanpa kekalahan. Pasalnya, dalam pertandingan terakhir tiga pemain Green Force diganjar kartu kuning dan satu kartu merah.
Pelatih Persebaya, Paul Munster tidak henti-hentinya mengingatkan para pemainnya agar tidak melakukan kesalahan fatal saat menjamu Persis. Bukan tanpa alasan, jika salah satu pemain terpaksa diusir dari lapangan, tentu saja bakal merugikan tuan rumah.
“Saya sudah bicara dengan mereka secara pribadi soal situasi ini. Meski ini bukan hal besar, tapi mereka sudah akan belajar dari hal ini untuk lebih berhati-hati,” kata Paul Munster.
Kartu merah diberikan kepada Andre Oktaviansyah dalam kemenangan atas Persita dengan skor tipis 1-0 dan dipastikan sang pemain bakal absen dalam laga kontra Laskar Sambernyawa ini.
Munster memaklumi terkait kartu merah yang didapat Andre karena tindakan memukul punggung lawan karena emosi yang memuncak. Dia juga memastikan sang pemain berjanji untuk tidak akan mengulanginya lagi di masa mendatang.
“Saya tahu Andre bukan tipe pemain seperti itu. Dia tidak punya track record seperti itu. Sekarang, dia sudah janji pada saya tidak akan melakukannya lagi,” jelasnya.
Persebaya sendiri kini masih bertengger di peringkat tiga klasemen dengan koleksi 10 poin dalam empat pertandingan.
Editor : Bahana.