Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jurgen Klopp Tonton Langsung Paralimpiade Bulutangkis untuk Memberikan Dukungan Kepada Sahabat Lamanya

Satria Putra Sejati • Jumat, 30 Agustus 2024 | 16:56 WIB
Jurgen Klopp memberikan dukungan langsung kepada sahabatnya, Wojtek Czyz di gelaran Paralimpiade Paris 2024 (getty)
Jurgen Klopp memberikan dukungan langsung kepada sahabatnya, Wojtek Czyz di gelaran Paralimpiade Paris 2024 (getty)

RADAR JOGJA – Mantan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp hadir dalam gelaran Paralimpiade Paris 2024 untuk memberikan dukungan langsung kepada sahabat lamanya, Wojtek Czyz yang bertandingn di cabang olahraga bulutangkis.

Klopp berdiri disamping istri sahabatnya, Elena dan meneteskan air mata saat menyaksikan Czyz menelan kekalahan dari Daniel Bethell dari Inggris di nomor tunggal putra.

“Saya tidak bisa lebih bangga lagi padanya. Saya tahu olahraga adalah tentang hasil, tetapi melihatnya di lapangan sangat menyentuh, dan saya tidak bisa membayangkannya,”

Persahabatan mereka dimulai sekitar 20 tahun yang lalu ketika Czyz, seorang pemain sepak bola yang menjanjikan, mengalami cedera parah akibat tabrakan dengan seorang penjaga gawang yang menyebabkan kaki kirinya harus diamputasi.

Selama masa rehabilitasi, Czyz bertemu dengan Klopp, yang saat itu melatih Mainz, sebuah klub divisi dua Jerman.

Mereka langsung menjalin hubungan yang semakin erat selama bertahun-tahun.

Klopp, yang mengundurkan diri sebagai pelatih Liverpool tahun ini setelah lebih dari delapan musim, sering menggunakan kisah Czyz sebagai sumber inspirasi bagi orang lain.

“Dia terus-menerus melakukan hal-hal yang tidak cukup berani saya lakukan,” kata Klopp.

“Kemarin, dia memberi tahu saya betapa mudahnya berenang dengan hiu,” lanjutnya.

Setelah cederanya, Czyz mulai berkompetisi di para atletik, memenangkan medali emas untuk Jerman di nomor 100 meter, 200 meter, dan lompat jauh di Paralimpiade 2004.

Setelah ia berhenti dari olahraga ini pada tahun 2013, ia dan istrinya, Elena Brambilla-Czyz, membeli sebuah kapal katamaran dan berlayar ke seluruh dunia, membantu para penyandang cacat yang tinggal di pulau-pulau terpencil untuk mendapatkan kaki palsu.

Mereka tiba di Selandia Baru pada tahun 2019 di mana Czyz memutuskan untuk menekuni bulu tangkis. Hanya dalam beberapa tahun, ia menjadi sangat terampil dalam olahraga ini sehingga ia mendapatkan tempat di Paralimpiade Paris, bertanding untuk Selandia Baru.

Namun, Bethell, unggulan No. 2, terbukti menyulitkan Czyz yang berusia 44 tahun di kategori SL3 untuk pemain yang berlatih berdiri dan memiliki disabilitas pada salah satu atau kedua kakinya. Bethell menang dengan set langsung 21-5, 21-2.

Meski begitu, Czyz mengatakan bahwa dukungan Klopp sangat berarti.

“Jurgen adalah keluarga bagi saya,” kata Czyz.

“Senang rasanya memiliki dia di sudut saya, meskipun hari ini saya mengalami kekalahan yang sulit. Kami membutuhkan orang-orang seperti Jürgen untuk menyoroti kami,” tegasnya.

Meski kalah, perjalanan Czyz di Paris belum berakhir. Ia akan menghadapi pemain Ukraina, Oleksandr Chyrkov, dalam laga kedua penyisihan grup yang menentukan.

Editor : Bahana.
#dukungan #bulutangkis #sahabat #Wojtek Czyz #jurgen klopp #paralimpiade paris