RADAR JOGJA - Untuk mendapatkan permainan yang terbaik dan mencapai target bisa promosi ke Liga 1, PSIM Jogja terus mematangkan persiapan jelang kompetisi Liga 2 musim 2024/2025. Kali ini jajaran pelatih terus mengasah kemampuan para pemainnya dalam sesi latihan rutin.
Yudha Alkanzha dan kawan-kawan diminta fokus meningkatkan kualitas servis dan variasi permainan di atas lapangan. Pelatih Kepala PSIM Jogja Seto Nurdiyantara menjelaskan, dalam sesi latihan kali ini ia memberikan materi latihan yang cukup kompleks.
Selain fisik, mereka juga mengembleng anak asuhnya untuk latihan set piece atau servis bola mati. "Free kick kami naikkan intensitasnya. Memang kompleks sih, misal dari lemparan ke dalam juga kami kasih sedikit variasi," katanya Kamis (29/8).
Menurut Seto, walaupun dalam laga uji coba terakhir melawan Deltras FC beberapa waktu lalu para penggawa PSIM sudah ada peningkatan variasi permainan. Akan tetapi pihaknya akan terus meningkatkan porsi latihan, mengingat kick off Liga 2 tinggal menghitung hari.
Selain itu, lanjut Seto, dari sekian banyak variasi dalam latihan kali ini aspek yang paling ditonjolkan adalah kualitas servis. Harapannya para pemain bisa mulai melakukan servis yang berkualitas dan mampu menghasilkan banyak peluang untuk menciptakan gol.
Kendati demikian, mantan pelatih PSS Sleman ini tetap memberikan evaluasi terhadap sesi latihan yang telah dijalaninya. Secara umum, pelatih berusia 50 tahun ini menilai anak asuhnya sudah memiliki sedikit peningkatan pada saat latihan. Akan tetapi masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan lagi.
"Sebenarnya secara fisik, taktikalnya, harapan bola lebih lancar. Kreativitas saat menyerang kemarin sudah ada progres, tapi harapannya lebih banyak variasi. Itu yang pertama. Kedua, dengan kehadiran U-21 kami coba melatih mereka untuk lebih banyak bermain di latihan kali ini," tambahnya. (ayu/laz)