Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lini Pertahanan Lemah dan Momok Bernama Fergonzi, Main di Kandang, PSS Sleman Ditekuk Persik Kediri 0-2

Rizky Wahyu Arya Hutama • Selasa, 20 Agustus 2024 | 04:25 WIB

 

TAK BERKEMBANG: Kapten PSS Sleman Abduh Lestaluhu (kiri) dibayangi pemain Persik Kediri Ramiro Fergonzi dan Muhammad Supriadi di Stadion Manahan Solo, (19/8).
TAK BERKEMBANG: Kapten PSS Sleman Abduh Lestaluhu (kiri) dibayangi pemain Persik Kediri Ramiro Fergonzi dan Muhammad Supriadi di Stadion Manahan Solo, (19/8).


RADAR JOGJA – Striker Ramiro Fergonzi sepertinya memang menjadi momok bagi PSS Sleman. Dia menyumbang sebiji gol saat Persik Kediri mengalahkan PSS Sleman 2-0 di Stadion Manahan Solo, Senin (19/8). Terakhir, penyerang asal Argentina itu menjebol gawang PSS musim lalu, tepatnya 27 Februari 2024 juga di Stadion Manahan, ketika masih berkostum Persita Tangerang.


Sebiji gol lagi Persik Kediri ke gawang PSS yang bertindak sebagai tim tamu dicetak Muhammad Supriadi. Laskar Sembada yang bermain di hadapan ribuan para pendukungnya tidak mampu mengimbangi kekuatan Macan Putih julukan Persik Kediri. Hasil ini tidak mengubah posisi PSS dari dasar klasemen dengan poin -3.


Ramiro Fergonzi mencetak gol di menit 17, usai menerima umpan dari Al Hamra. Dia berhasil menjebol gawang Alan Bernardon. Fergonzi berdiri bebas tanpa pengawalan pemain belakang PSS. Akan tetapi gol ini sempat menjadi kontroversi karena wasit sempat menganulir gol tersebut karena offside. Akan tetapi setelah melihat VAR, wasit pun mengesahkan gol tersebut.


Lini belakang PSS yang dikomandoi Fachruddin Aryanto dan Cleberson, Achmad Figo, dan Abduh Lestaluhu terkihat keteteran menghadapi serbuan penyerang Persik. Kelemahan Achmad Figo di sisi kanan beberapa kali dimanfaatkan para pemain lawan untuk melakukan serangan. Dan itu terbukti efektif dilakukan anak-anak Kediri.


Menjelang akhir babak pertama PSS Sleman sebenarnya membobol gawang tim Macan Putih melalui sundulan Hokky Caraka yang menerima umpan dari Danilo Alves di menit ke-41. Akan tetapi wasit menganulir gol tersebut karena Danilo berada di posisi offside.


Di babak kedua PSS Sleman melakukan rotasi. Nyatanya permainan PSS tidak berkembang dan terlihat bermain sangat lesu. Pada menit ke-66 tim Macan Putih berhasil memperlebar keunggulannya. Gol kedua dipersembahkan Supriadi yang berdiri bebas di kanan lapangan setelah menerima umpan Ezra Walian yang memanfaatkan kesalahan bek kanan PSS Achmad Figo.


Pelatih PSS Sleman Wagner Lopes mengakui anak asuhnya memiliki banyak kesalahan. Di mana ada beberapa kesempatan dari pemain, akan tetapi mereka melakukan banyak kesalahan yang dilakukan dari segi passing dan finishing ."Kalau salah satu ya salah semua. Kami punya kesempatan untuk mencetak gol tapi kami belum bisa memaksimalkannya," ucapnya usai pertandingan.

Lopes menyatakan di laga kali ini memang tim Persik Kediri memiliki kesempatan beberapa kali. Sehingga mereka dapat mencetak gol. Secara pribadi Lopes ingin para pemainnya bisa bermain ke depan dan simpel untuk bisa mencetak gol. "Jadi dari pertandingan kedua kami harus baik lagi, kami harus angkat kepala lihat ke depan dan tetap dengan motivasi," lontarnya.


Kiper PSS Sleman Alan Bernardon mengatakan, sebenarnya tim Laskar Sembada sudah bermain baik di babak pertama tim. Walaupun di babak kedua para pemain Super Elja mencoba bermain lebih agresif. Tapi mungkin karena ketinggalan beberapa momen, maka mereka tidak bisa atasi serangan lawan."Jadi tim tetap bersama dan kami akan koreksi untuk lakukan yang terbaik setelah ini," tegasnya.


Pelatih Persik Kediri Marcelo Rospiade mengaku sangat senang atas kemenangan ini. Walaupun sejak awal tim Macan Putih mengetahui bahwa PSS Sleman adalah tim bagus serta apalagi main di kandang dan di depan suporter. Tapi timnya mampu membuktikan kehebatannya. "Di babak pertama dan kedua mereka banyak menyerang tapi kami bisa atasi sehingga kami bisa menang," ujarnya.


Gelandang Persik Kediri Moch Supriadi juga mengaku senang bisa mencetak gol. Tak lupa ia pun juga berterimakasih kepada manajemen, pelatih, dan teman-teman karena telah percaya kepadanya selama ini dan tetap memberi kesempatan untuk bermain dengan bebas. (ayu/din).

Editor : Satria Pradika
#PSS #persik kediri #PSS Sleman #Stadion Manahan Solo #PERSITA TANGERANG