RADAR JOGJA – Pelatih Manchester United, Erik ten Hag mengatakan bahwa timnya belum siap untuk memulai musim baru setelah menjalani pramusim yang padat.
Ten Hag mengatakan harus menyulap pemain yang terlambat datang karena turnamen besar ditambah pemain baru dari klub lain.
Terlebih lagi dengan beberapa pemain yang mengalami cedera dan Ten Hag harus merasa bahwa ia memiliki pekerjaan besar yang harus diselesaikan.
Namun ia menolak untuk bersembunyi dari masalah tersebut saat Setan merah mempersiapkan diri untuk pertandingan pembuka musim Liga Inggris/ Premier League melawan Fulham di Old Trafford.
“Kami memiliki skuad yang sudah jalani tur pramusim di Amerika Serikat kemudian kami harus beradaptasi lagi dengan pemain yang baru bergabung dari EURO dan Copa America dan sekarang ada pemain baru. Kami harus cepat mengakrabkan diri,” kata pelatih asal Belanda itu.
“Tim kami belum siap tetapi Liga Inggris sudah dimulai dan lebih banyak pelatih yang memiliki masalah yang sama,” lanjutnya.
Ten Hag ingin timnya menjalani beberapa pekan awal musim ini dengan baik sementara para pemain baru harus berintegrasi dan semua orang menemukan posisi mereka.
Dia berharap untuk tidak kehilagan poin pada awal-awal liga dan para pemain harus bekerja keras untuk memastikan hasil tersebut tercapai.
"Kami belum 100 persen, namun kami harus terus berkembang dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya untuk meningkatkan performa dan mendapatkan level performa yang lebih tinggi secara tim dan individu,” tambah Ten Hag.
"Kami akan melihat seberapa cepat kami dapat melakukan proses ini,” jelasnya.
Pemain baru Matthijs de Ligt dan Noussair Mazraoui bergabung dengan klub pekan ini dengan nilai transfer 80 juta poundsterling dari Bayern Munich.
Kedua pemain bertahan ini akan langsung masuk ke dalam skuat untuk pertandingan melawan Fulham, sementara Harry Maguire juga dinyatakan fit.
Kemungkinan De Ligt akan menjadi starter melawan Fulham bersama Maguire, sedangkan Lisandro Martinez kembali bermain sebagai bek sayap seperti yang ia lakukan di Community Shield. (uta)
Editor : Bahana.