RADAR JOGJA - Tim cabang olahraga (Cabor) terjun payung DIY optimis untuk bisa membawa pulang dua medali emas di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 mendatang.
Ketua Persatuan Olahraga Dirgantara (Pordiga) Terjun Payung FASI DIY Hendro Satriyo mengungkapkan, bukan tanpa alasan pihaknya berambisi untuk meraih dua emas itu.
Sebab menurutnya saat ini, para atlet terjun payung DIY secara umum sudah sangat siap di sisa waktu menjelang bergulirnya PON 2024 nanti. Secara umum, kata dia, sudah siap 90 persen dengan waktu yang ada. “Kami sudah persiapkan mental, persiapkan kemampuan dan teknis. Tinggal 10 persen itu kami tinggal mempoles saja," ujarnya, Rabu (7/8).
Total ada sebanyak 15 atlet yang akan dikirimkan oleh tim terjun payung DIY ke ajang PON 2024 mendatang. Mereka akan turun di enam nomor yakni ketepatan mendarat beregu putra dan putri, ketepatan mendarat individual putra dan putri, kerjasama di udara membuat formasi, dan kerjasama antar parasut.
Menurut Hendro walaupun di ajang PON 2024 nanti peta persaingan untuk cabor terjun payung sangat merata. Namun kontingen DIY tetap optimis untuk meraih dua medali emas tersebut. Dia menganggap semua provinsi yang lolos PON adalah lawan yang berat. Karena memiliki kemampuan yang merata. “Kami tidak boleh gegabah karena kami anggap semua pesaing adalah lawan terberat. Sebab lawan terberat di olahraga terjun payung adalah diri sendiri sebenarnya," jelasnya.
Cabor terjun payung nantinya akan bertanding di Landasan udara (Lanud) Iskandar Muda, Aceh dan setiap provinsi memiliki kesempatan uji coba satu kali untuk latihan sebelum bertanding.
Walaupun menurut Hendro uji coba satu itu tidak cukup, tapi para atlet DIY sudah berjanji akan memberikan hasil yang terbaik di PON mendatang. Sebab baginya semua atlet dari daerah lain pun pasti merasakan hal yang sama."Semoga kami bisa memberikan hasil yang terbaik," tegasnya. (ayu/pra)