RADAR JOGJA - National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Jogja berencana mengajukan 11 atlet binaannya untuk mengikuti program promosi dan degradasi pelatda yang digelar NPCI DIY. Sekretaris NPCI Kota Jogja Faris Fadhli Domily mengatakan, ke-11 nama yang diajukan adalah paralimpian yang dirasa sangat potensial untuk bisa tembus ke Peparnas 2024.
Ke-11 paralimpian itu adalah untuk cabor para catur ada empat paralimpian yakni Anisa Nur Hidayati Latifah, Mulyadi, Hary Pramono, dan Ipik Gandamana. Lalu untuk cabor para panahan V Ninik Umardyani, dari cabor para bulutangkis atas nama Hasna Nurwida Aznam, untuk cabor blind judo Ana Tsani. Sementara cabor bocia ada empat paralimpian meliputi Gamas Adi Prasetyo, Jovandrinho Atravistaza, Muhammad Yanuar, dan Nessarahmanda Abdillah Perkasa.
Faris mengungkapkan 11 nama yang diajukan itu selama ini telah rutin menjalani latihan dalam program pemusatan latihan kota (puslatkot) yang digelar NPCI Kota Jogja. Pihaknya merasa mereka telah memiliki kemampuan yang sudah terasah karena telah menjalani latihan rutin. "Kami mengajukan nama-nama itu dengan berbagai alasan," tegasnya.
Secara pribadi Faris berharap nantinya dari 11 nama yang diajukan akan ada yang bisa lolos untuk bergabung di program Pelatda Peparnas yang digelar NPCI DIY. "Ya, kami berharap rekan-rekan kami ini saat menjalani tes promosi dan degradasi di NPCI DIY bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya. Sehingga mereka bisa ikut tampil di Peparnas Oktober mendatang," ujarnya. (ayu/laz)