Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mantan Kiper PSIM Jogja, Wahyu Tri Nugroho, Bercita-cita Jadi Pelatih setelah Nanti Gantung Sepatu

Rizky Wahyu Arya Hutama • Rabu, 24 Juli 2024 | 13:30 WIB
Mantan Kiper PSIM Jogja, Wahyu Tri Nugroho.Rizky Wahyu/Radar Jogja
Mantan Kiper PSIM Jogja, Wahyu Tri Nugroho.Rizky Wahyu/Radar Jogja

RADAR JOGJA - Mantan kiper PSIM Jogja Wahyu Tri Nugroho telah memikirkan apa yang akan dilakukannya setelah nanti gantung sepatu. Kiper kelahiran Sukoharjo ini mengaku bercita-cita akan jadi pelatih seusia pensiun sebagai pemain.


Rizky Wahyu/Radar Jogja


Usai hengkang dari PSIM Jogja karena kontraknya tidak diperpanjang untuk musim 2024/2025 ini, Wahyu Tri Nugroho memutuskan untuk meniti karir sebagai pelatih. Niat itu diawalinya dengan mengikuti kursus kepelatihan lisensi AFC B di Maguwoharjo Football Park (MFP) beberapa waktu.


Harapannya setelah mengikuti kursus kepelatihan lisensi AFC B ini ia bisa mempunyai wawasan yang lebih luas terkait dunia sepak bola.

"Sebenarnya saya tidak punya rencana. Karena sebelumnya saya sudah mendapatkan lisensi C tahun 2017 di Mandala Krida. Tapi setelah itu kalau saya mau ikut lisensi B saya masih berfikir karena waktu itu masih menjadi pemain.

Tapi tahun ini berhubung ada pelatihan lisensi B di Jogja saya mau. Mungkin kalau di kota lain saya tidak ikut," jelasnya kepada Radar Jogja, Selasa (23/7/2024).

Wahyu Tri mengungkapkan, sebenarnya setelah hengkang dari PSIM Jogja, ia mendapatkan tawaran dari beberapa klub. Namun waktu itu ia sudah terlanjur masuk di kursus kepelatihan lisensi AFC B ini. Sehingga ia memutuskan diri untuk fokus mengikuti lisensi tersebut.


Ya, Wahyu Tri Nugroho diketahui telah mengikuti kursus kepelatihan lisensi AFC B di MFP bersama 25 calon pelatih lainnya. Dalam program kursus tersebut para calon pelatih ini dilatih langsung oleh pelatih profesional Bambang Nurdiansyah.

Dalam kursus kepelatihan lisensi AFC B tersebut, Wahyu Tri bersama 25 calon pelatih lainnya digembleng oleh Bambang Nurdiansyah selama empat Minggu. Mereka belajar dari tanggal 2 sampai 15 Juni (modul 1) dan tanggal 8 sampai 21 Juli (modul 2)."Sekarang ini saya dan teman-teman pasti wawasan soal sepakbola sudah bertambah tentunya," ungkap Wahyu Tri.


Saat ini, walaupun ada klub yang ingin meminangnya setelah mengikuti kursus kepelatihan lisensi AFC B ini, secara pribadi Wahyu Tri sendiri masih belum bisa memutuskan akan kembali bermain atau tidak. Sebab saat ini mantan kiper Tim Nasional (Timnas) Indonesia ini sedang senang belajar terkait kepelatihan dan ingin terus mengembangkannya.

"Tapi sebenarnya tidak ada masalah kalau masih mau main ya main. Kalau kasarannya gak ada yang cocok ya saya lanjut belajar," cetusnya.


Wahyu Tri sendiri mengaku, setelah mengikuti kursus kepelatihan lisensi AFC B ini, jika Agustus nanti ada kursus lisensi lagi, ia kemungkinan juga akan kembali belajar untuk mengambil lisensi AFC A ataupun menjadi seorang pelatih."Saya harus ambil lisensi buat penjaga gawang setelah ini. Jadi kalau ada lisensi soal goal kiper level 1 mungkin saya pasti ambil," tegasnya.

Walaupun secara pribadi Wahyu Tri mempunyai cita-cita untuk menjadi seorang pelatih, pria kelahiran 27 Juli 1986 belum berani mencanangkan dan mengklaim menjadi seorang pelatih. Karena menurutnya saat ini ia belum mempunyai cukup ilmu untuk menjadi seorang pelatih."Cita-cita pasti ada suatu saat pasti melatih juga.

Tapi saya saat ini memang sedang fokus belajar agar besok tidak salah ketika saya menerapkan ke pemain-pemain," ujarnya.


Wahyu Tri juga mengaku, jika suatu saat ia menjadi seorang pelatih ia akan menjadi seorang pelatih yang profesional dan mau melatih di manapun tempatnya jika diperlukan.

Karena kalau pelatih ini kan sifatnya profesional seperti pemain. Artinya mau melatih di manapun itu tidak masalah. “Semua pelatih pasti sama. Karena kami siap," tandasnya. (din).

Editor : Satria Pradika
#Maguwoharjo Football Park #gantung sepatu #mantan kiper #PSIM Jogja