RADAR JOGJA - Pembalap nasional Indonesia, Sean Gelael, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan finis di posisi kedua pada balapan 24 Hours Le Mans yang digelar di Circuit de la Sarthe, Prancis, akhir pekan lalu.
Bersama rekan satu timnya, Darren Leung dan Augusto Farfus, Sean yang tergabung dalam tim WRT 31, memulai balapan dari posisi ke-15 dan sempat tertinggal hingga posisi ke-20 di kelas LMGT3.
Namun, perjuangan keras mereka dari siang hingga malam, melintasi kondisi lintasan yang kering dan basah, berhasil mengantarkan mereka ke podium kedua.
Prestasi ini mengulang kesuksesan Sean di tahun 2021 ketika ia finis di posisi kedua kelas LMP2 bersama tim JOTA 28.
Keberhasilan ini juga menjadi bukti kerjasama dan dukungan dari Pertamax Turbo sebagai mitra global tim WRT 31 dalam ajang balap ketahanan ini.
Apa itu 24 Hours of Le Mans?
24 Hours of Le Mans adalah balapan ketahanan mobil tertua dan paling bergengsi di dunia, yang pertama kali digelar pada tahun 1923 di Le Mans, Prancis.
Balapan ini menantang para peserta untuk menempuh jarak terjauh dalam waktu 24 jam, menguji ketahanan manusia dan mesin.
Setiap tahun, lebih dari 250 ribu penonton hadir untuk menyaksikan ajang ini yang dikenal sebagai "Grand Prix of Endurance".
Sejarah Singkat 24 Hours of Le Mans
Balapan ini pertama kali diadakan pada Mei 1923 untuk menguji daya tahan mobil dan fisik pembalap.
Pemenangnya adalah tim yang berhasil menempuh jarak terjauh dalam 24 jam.
Sejak tahun 2012, balapan ini menjadi bagian dari seri penutup Kejuaraan Ketahanan Dunia FIA (WEC).
Pabrikan seperti Toyota memanfaatkan ajang ini untuk menguji teknologi baru, dengan Toyota memenangkan lima kali berturut-turut dari tahun 2018 hingga 2022, sebelum Ferrari mendominasi pada 2023 dan 2024.
Aturan Balapan 24 Hours of Le Mans
Aturan utama balapan ini sederhana: mobil yang menempuh jarak terjauh dalam 24 jam adalah pemenangnya.
Namun, mencapai hal ini sangat menantang, membutuhkan keseimbangan antara kecepatan, keandalan, strategi, dan keterampilan.
Daya Tarik 24 Hours of Le Mans
Keunikan Le Mans terletak pada kombinasi "kecepatan, semangat, dan emosi".
Para penggemar motorsport dari seluruh dunia datang untuk menyaksikan balapan ini, menciptakan suasana yang sangat meriah dan menarik.
Legenda Pembalap di 24 Hours of Le Mans
Beberapa pembalap legendaris yang pernah menjuarai Le Mans antara lain:
- Tom Kristensen: Pembalap Denmark ini memegang rekor kemenangan terbanyak dengan sembilan kemenangan, enam di antaranya berturut-turut dari tahun 2000 hingga 2005.
- Jacky Ickx: Pembalap Belgia yang memenangkan Le Mans enam kali dan juga sukses di Formula 1 dengan delapan kemenangan.
Baca Juga: UGM Bagikan Sarapan Gratis Bagi Para Mahasiswa Selama Ujian Akhir
- Derek Bell: Pembalap Inggris yang memenangkan Le Mans lima kali, menjadikannya salah satu pembalap tersukses dalam sejarah balapan ini.
Prestasi Sean Gelael di 24 Hours Le Mans 2024 menambah daftar panjang pembalap hebat yang telah mencetak sejarah di balapan ketahanan ini.
Semoga kesuksesannya menginspirasi lebih banyak pembalap Indonesia untuk berprestasi di kancah internasional.
Jadi begitulah sejarah dari balapan Le Mans hingga siapa saja legenda balap yang pernah memenagkan balapan ketahanan ini. Apakah tertarik ingin menonton balapan 24 Le Mans ? (Bayu Prambudi Susilo)
Editor : Winda Atika Ira Puspita