Turnamen tersebut akan berlangsung selama sepuluh hari, mulai dari Jumat (28/6) hingga Minggu (7/7) mendatang, di GOR Amongrogo, Kota Jogja.
Ajang BNI Badminton Asia Junior Championships 2024 ini akan mempertandingkan nomor beregu campuran dengan format layaknya Piala Sudirman yang diikuti oleh 15 negara.
Untuk nomor beregu campuran setiap tim menurunkan tunggal putra-putri, ganda putra-putri, dan ganda campuran.
Sementara, untuk nomor perorangan total ada 18 negara yang akan turut berpartisipasi.
Persaingan pada turnamen ini juga akan berlangsung sengit.
Sebab negara yang akan bersaing dipastikan akan mengirimkan atlet-atlet terbaiknya.
Seperti, China yang mengirimkan kekuatan terbesar dengan 30 atlet.
Thailand dengan 29 atlet, Filipina dengan 21 atlet, Malaysia dengan 20 atlet, Jepang dengan 20 atlet, Chinese Taipei dengan 20 atlet, India dengan 18 atlet, Korea Selatan dengan 16 atlet, Singapura dengan 12 atlet, Hong Kong China dengan 12 atlet, Uni Emirat.
Arab dengan sepuluh atlet, Vietnam dengan sepuluh atlet, Macau China dengan sembilan atlet, Kazakhstan dengan lima atlet, Arab Saudi dengan empat atlet, Myanmar dengan dua atlet, dan Iran yang hanya satu atlet saja.
Sementara, Indonesia sendiri akan menerjunkan 52 atlet terbaiknya dalam turnamen tahun ini.
Di mana mereka akan turun di lima sektor mulai dari tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, serta ganda campuran.
Total ada empat grup dalam turnamen tahun ini.
Grup A berisikan Thailand, Korea Selatan, dan Chinese Taipei.
Grup B ada Malaysia, Uni Emirat Arab, Kazakhstan, dan Macau China.
Grup C ada Indonesia, India, Vietnam, dan Filipina.
Grup D ada China, Jepang, Singapura, dan Hong Kong China.
Manajer tim Indonesia Edi Prayitno menjelaskan dalam BNI Badminton Asia Junior Championships 2024 tim Garuda Muda akan menurunkan para atlet junior terbaiknya.
Di mana saat ini para atlet tersebut sudah melaksanakan training camp di pemusatan latihan nasional (Pelatnas) selama tiga bulan.
"Mereka kami gembleng dengan program yang sama seperti atlet senior. Sehingga kami berharap mereke sudah matang saat turnamen ini berlangsung," katanya, Kamis (27/6).
Walaupun demikian, Edi mengaku tidak ingin meremehkan semua lawannya dalam turnamen tahun ini.
Sebab menurutnya semua tim pasti akan bermain dengan optimal.
"Kami minta doanaya agar Indonesia bisa mengibarkan bendera merah putih dan mengumandangkan lagu Indonesia Raya di turnamen tahun ini," katanya.
Salah satu atlet putri unggulan Indonesia Mutiara Ayu Puspita menyatakan para atlet Indonesia sudah sangat siap untuk bertanding di ajang BNI Badminton Asia Junior Championships 2024. Baik yang perorangan ataupun yang ganda.
"Secara pribadi saya harapannya bisa membawa lebih baik dari tahun lalu," tegasnya.
Sebagai seorang kapten Mutiara mengaku akan memberi pegangan dan pengalaman dengan para pemain yang lain dengan memotivasi serta meyakinkan tim.
Sebab pada tahun ini banyak atlet yang baru bermain di ajang level Asia.
"Saya sudah memahami pemetaan pemain dan saya tidak ada strategi khusus walaupun di beregu dan individu," tandasnya.
Editor : Bahana.