RADAR JOGJA - Atlet Bantul Ridho Barakallah yang juga dari Pengda Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) DIY berhasil mengukir prestasi gemilang di ajang Indika Energy Southeast Asia Judo Championship 2024, Bali.
Dari tujuh atlet judo yang diberangkatkan sebagai kontingen DIY. Ridho berhasil menyumbangkan satu medali perak. Yang lain hanya masuk di tujuh besar.
Ridho mengalahkan atlet unggulan nomor satu dari Vietnam. Namun ia harus rela kalah tipis dalam segi hukuman dari atlet Pelatnas Indonesia.
Ketua Pengda PJSI DIY Toga Pramandita mengungkapkan, sebenarnya dari pengda sendiri tidak menargetkan medali untuk atletnya di ajang itu. Karena atletnya masih belum terbentuk untuk segi tarungnya.
"Kebetulan yang kami kirim adalah atlet Puslatda yang kami proyeksikan main di PON 2024. Dan, ini sebetulnya hanya untuk uji coba mereka," katanya saat di temii di kediamannya Kamis (6/6).
Kendati demikian, Toga tetap bersyukur karena ada salah satu atletnya yang mendapatkan medali. Mengingat itu adalah event yang levelnya Asia Tenggara. Bahkan yang turun di sana kebanyakan para pemain SEA Games.
"Semangat anak-anak sangat luar biasa. Mereka berjuang dan akhirnya salah satu atlet kami mendapatkan medali perak," ungkapnya.
Toga menyatakan siap untuk selalu mendukung penuh atletnya. Dari Pengda PJSI DIY sendiri menginginkan mereka bisa membawa pulang medali emas di PON 2024. "Walaupun kami bukan unggulan, tapi yakin bisa menyumbang emas untuk DIY," tandasnya. (ayu/laz)