Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Keok di Laga Pertama, Imbang di Laga Kedua Persiba Bantul Butuh Keajaiban untuk Lolos ke 8 Besar

Rizky Wahyu Arya Hutama • Jumat, 24 Mei 2024 | 05:15 WIB

 

Persiba Bantul berhasil memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga 3 Nasional setelah berhasil menundukkan tuan rumah Persiku Kudus di laga pamungkas Grup 5 di Stadion Wergu Wetan, Kudus.
Persiba Bantul berhasil memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga 3 Nasional setelah berhasil menundukkan tuan rumah Persiku Kudus di laga pamungkas Grup 5 di Stadion Wergu Wetan, Kudus.

 

RADAR JOGJA - Persiba Bantul harus rela berbagi angka 2-2 dengan Adhyaksa Farmel FC di laga kedua Grup D babak 16 besar Liga 3 Nasional di Stadion Stadion H. Letjend Soedirman, Bojonegoro, Jawa Timur, kemarin (23/5).


Meski baru mengemas satu poin dari dua laga yang sudah dimainkan, peluang tim berjuluk Laskar Sultan Agung untuk lolos ke babak 8 besar masih terbuka. Dengan catatan bisa meraih tiga poin di laga terakhir. Itu pun tidak cukup, sebab juga masih tergantung laga yang lain.


Di laga yang lain, Persikota Tangerang berhasil mengalahkan 757 Kepri Jaya FC dengan skor 2-1. Dan dari hasil itu Persikota Tangerang berhasil berdiri kokoh di puncak klasemen sementara Grup D dan memastikan diri lolos ke babak 8 besar.


Pada posisi kedua diisi Adhyaksa Farmel FC yang berhasil mengumpulkan empat poin hasil dari satu kali menang dan satu kali kalah. Di peringkat ketiga ada Persiba Bantul yang baru mengantongi satu poin hasil dari satu kali kalah dan satu kali imbang. Pada posisi keempat ada 757 Kepri Jaya FC yang belum mengantongi poin sama sekali.


Pelatih kPersiba Bantul Endro Bawono tetap mengapresiasi perjuangan para anak asuhannya yang sudah berusaha secara maksimal di laga melawan Adhyaksa Farmel FC.

"Mohon maaf kepada masyarakat Bantul dan Persiba Fans karena kami belum bisa memberikan kemenangan," ujarnya (23/5).
Menurut Endro laga melawan Adhyaksa Farmel FC itu bisa berjalan dengan baik. Akan tetapi ada keputusan wasit yang merugikan Laskar Sultan Agung. "Sebenarnya saya jarang mengomentari wasit ya. Tapi untuk pertandingan ini ada yang tidak fair," tegasnya.


Endro juga berharap di laga terakhir mendatang saat Persiba Bantul melawan 757 Kepri Jaya FC para perangkat pertandingan bisa fair dan sportif. Sehingga peluang Laskar Sultan Agung untuk melaju ke babak 8 besar masih bisa terbuka."Semoga PSSI bisa melihat kinerja wasit-wasit," cetusnya.

Salah satu pemain Persiba Bantul Zazam Zaimu mengatakan terlepas dari semua kontroversi yang ada di dalam lapangan, anak-anak Bantul sudah bermain bagus di laga kali ini.Akan tetapi dari perjuangan itu mereka belum bisa mendapatkan kemenangan. Sehingga di laga pamungkas mendatang para pemain berjanji akan memberikan yang terbaik untuk masyarakat Bantul dan para Persiba Fans. (ayu/din).

Editor : Satria Pradika
#bojonegoro #Persiba Bantul #Adhyaksa Farmel FC