RADAR JOGJA - Cabang olahraga (cabor) pencak silat berambisi menyumbangkan medali emas untuk DIY di ajang PON XXI Aceh-Sumut 2024 mendatang. Meskipun cabor ini tidak diberikan target atau dibebani untuk meraih medali apa pun oleh KONI DIY.
Pelatih Pencak Silat Tim PON DIY Bambang Mujiono mengungkapkan, pihaknya tetap meyakini dan siap untuk menyumbangkan medali emas untuk kontingen DIY. "Kalau idealnya relatif, kami insya Allah satu medali emas. Semoga kami juga bisa meraih perak dan perunggu," ujarnya kemarin (10/5).
Menurut Bambang, walaupun secara persiapan untuk tampil di PON 2024 hanya punya waktu singkat, pihaknya tetap berkomitmen tampil maksimal dalam PON nanti. Bahkan siap untuk menyumbangkan medali untuk DIY.
Total ada lima atlet (tiga putri dan dua putra) yang akan diikuti oleh cabor pencak silat tim PON DIY di ajang PON nanti. Mereka akan menjalani pertandingan dalam nomor kelas J putra dan kelas I putra. Kemudian yang putri di kelas F, C, dan D. "Lima atlet ini adalah atlet senior kami," ungkap Bambang.
Untuk persiapan sendiri, ia mengungkapkan selama menjalani Puslatda PON, anak asuhnya memiliki perkembangan yang sangat progresif. Tinggal nanti akan dicek lagi menjelang Juni untuk tes fisik di kantor KONI DIY.
"Selama bulan puasa lalu intensitas latihan kami tetap seperti jadwal yang sudah disampaikan KONI. Hanya saja sudah dimodifikasi sendiri," tuturnya.
Tak hanya itu, Bambang juga menyatakan di ajang PON XXI nanti, untuk musuh dari kontingen DIY sendiri tidak ada yang berat atau mendominasi. Sebab tahun ini cabor pencak silat DIY sudah melihat semua musuhnya, baik lawan dari atlet-atlet senior maupun atlet baru.
Bambang juga menambahkan, sebagai persiapan akhir untuk tampil di ajang PON XXI, pihaknya akan menjaga dan membangun psikologis dan mental para atletnya. Sebab, baginya itu adalah hal yang paling penting untuk para atlet-atletnya. "Itu yang akan kami kembangkan. Kalau fisik, anak-anak pasti bisa menjaga," tandasnya. (ayu/laz)