RADAR JOGJA - Gol penalti semata wayang striker Ajak Riak di menit ke-90+2 membawa PSS Sleman menang atas Persib Bandung di laga pamungkas kompetisi Liga 1 2023-2024 di Stadion Manahan Solo, kemarin (30/4). Kemenangan itu juga memastikan PSS bertahan di Liga 1 musim depan. PSS finis di peringkat 13 dengan poin 39. Saat launching tim lalu, manajemen PSS menargetkan masuk 10 besar.
PSS menyalip Persita Tangerang dengan di peringkat 14 dan Arema FC di peringkat 15. Di laga lain, Rans Nusantara FC yang kalah 2-3 dari PSM Makassar membawa mereka harus rela turun kasta. Tim berjuluk The Phoenix itu terdegradasi bersama Bhayangkara FC, dan Persikabo 1973. Persib Bandung walaupun kalah di laga pamungkas ini tetap kokoh di peringkat dua klasemen dan tetap lolos championship series.
Pelatih PSS Sleman Risto Vidakovic mengucapkan selamat pada para pemain yang telah bertanding pada laga ini. Risto merasa bangga karena para anak asuhnya sudah bekerja dengan baik."Meski situasi sulit dan ini sudah kami lakukan di banyak pertandingan, bukan ini saja," katanya usai pertandingan (30/4).
Risto juga mengucapkan terima kasih kepada staf dan manajemen yang sudah mempersiapakan tim sejauh ini. Menurutnya tim berjuluk Laskar Sembada ini layak bertahan di Liga 1 musim depan.
Striker asing PSS Sleman Ajak Riak mengaku pertandingan ini adalah pertandingan yang sulit. Sebab di laga ini Laskar Sembada mendapat kartu merah, sehingga mereka harus rela bermain dengan sepuluh pemain.
Pemain masih bermain baik dan percaya satu sama lain dan fans serta manajemen juga percaya. Saya senang dengan hasil hari ini. “Soal penalti saya belajar dari minggu lalu dan senang dengan laga musim ini," jelasnya.
Pelatih Persib Bandung Bojan Hondak mengaku datang ke Solo dengan pemain lapis kedua. Sebab pemain intinya akan disiapkan untuk laga Championship series mendatang. Dia menurunkan pemain-pemain muda karena mereka juga layak untuk mendapatkan pertandingan.
Menurutnya sampai babak kedua PSS Sleman bermain bagus. Namun ada kesalahan yang dilakukan pemain Persib karena kurang fokus dengan satu lawan satu.”Sehingga terjadi hal yang tidak diinginkan, penalti," ucapnya.
Pemain Persib Bandung Edo Ferbiansah mengatakan hasil kekalahan di pertandingan ini bukanlah hasil yang para pemain inginkan. Sebab sebenarnya mereka juga ingin meraih tiga poin di laga pamungkas ini. "Tapi ke depan kami tetap akan fokus agar bisa meraih kemenangan di laga championship series," tandasnya.
PSS Sleman yang menargetkan menang terus menekan sejak menit awal. Namun sampai akhir peluit turun minum tidak ada satu gol pun tercipta. Memasuki menit 53, PSS harus bermain 10 orang karena gelandang Jihad Ayoub terkena kartu merah.
PSS yang bermain dengan dukungan 13.549.000 yang datang di Manahan akhirnya mencetak gol kemenangan. Gelandang Elvis Kamsoba yang masuk ke kotak penalti dilanggar pemain Persib Zalnando. Sehingga wasit pun menunjuk titik putih untuk PSS Sleman. Ajak Riak yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil menuntaskan tugasnya dengan sempurna. (ayu/din).