RADAR JOGJA – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY Djoko Pekik Irianto berharap Stadion Mandala Krida, Jogja bisa direnovasi dengan standar internasional.
Sebenarnya, untuk mencapai standar itu tinggal melengkapi tribun, lampu, dan single seatnya.
Menurutnya, Stadion Mandala Krida menjadi salah satu di antara sejumlah stadion yang akan direnovasi pemerintah buntut dari insiden tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang. Akan tetapi hal itu urung terlaksana lantaran masih terganjal kasus korupsi.
Padahal sebelum, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) menyatakan akan merenovasi dua stadion di DIY, yakni Stadion Maguwoharjo (Sleman) dan Mandala Krida (Jogja).
Tak hanya itu saja, menurut Djoko Pekik, sebenarnya Stadion Mandala Krida itu bahkan pada saat akan menjadi tuan rumah Timnas U-20 dulu, itu juga sudah ditanyakan terkait renovasi itu.
Dalam perkembangannya itu sudah dalam masa konsultasi dari pihak Asprov PSSI DIY dengan PSSI Pusat dan Pemerintah setempat untuk perencanaan pembangunan stadion tersebut.
Menruut Djoko Pekik, Sekda DIY Beny Suharsono sudah menyurati pada pihak terkait dengan adanya alasan PUPR untuk membangun. Namun sampai saat ini belum terlaksana karena masih ada catatan.
"Waktu itu sudah ada koordinasi dengan Disdikpora DIY dalam hal ini BPO karena yang mengampu ya. Kemudian sudah difollow up oleh Pak Sekda," jelasnya.
Djoko Pekik juga menyebut bahwa dulu Sekda DIY Beny Suharsono juga sudah menyurati ke pihak terkait untuk menanyakan boleh atau tidaknya proses perkara korupsi itu tetap berjalan atau diselesaikan, tapi stadion tetap bisa dibangun.
"Nah itu yang saya belum tau jawabnya seperti apa. Tapi nampaknya karena belum jadi dibangun berarti belum ada jawaban yang signifikan," tandas Djoko. (ayu/din).
Editor : Satria Pradika