RADAR JOGJA - Pelatih Kepala PSIM Jogja Kas Hartadi menyebut sudah pasti menambah pemain U-21 untuk memperkokoh timnya. Ini untuk mengarungi lanjutan Kompetisi Pegadaian Liga 2 2023/2024.
"Pemain U-21 memang akan kami tambah. Pastinya kan kami juga butuh pemain U-21. Untuk jadi supplier tambahan jam bermain," ujarnya saat dihubungi Radar Jogja Jumat (10/11).
Dalam kompetisi Liga 2 sendiri aturannya setiap tim harus ada minimal tiga pemain U-21. Maka dari itu, hal ini juga menjadi komitmen Laskar Mataram dalam mendukung pengembangan atlet muda di kancah sepak bola nasional. "Pemain U-21 itu kan harus di 45 menit pertama. Dan itu harus imbang," tegasnya.
Pada musim ini, PSIM sudah mendaftarkan empat pemain U-21 untuk mengarungi kompetisi Liga 2. Keempat nama itu adalah Khairul Fikri Ma’arif, Muhammad Sulaiman, Muhammad Afin Bahrani, dan Apriyanto Nurdin.
Namun pada putaran kedua, salah satu pemain U-21 PSIM Muhammad Sulaiman sudah resmi keluar, sehingga tinggal tiga pemain saja. Dalam putaran kedua kali ini, ketiga pemain itu belum bisa maksimal memperkuat tim. Fikri masih mengalami cedera, sedangkan Afin dan Apriyanto dinilai masih kurang dalam bermain untuk memenuhi harapan tim.
Berangkat dari permasalahan itu, jajaran manajemen PSIM langsung bergerak cepat untuk mencari pemain U-21 tambahan di transfer window musim ini. Kas Hartadi menyebut pemain U-21 yang akan didatangkan untuk mengisi posisi winger. Pelatih asal solo itu menilai pemain U-21 yang ada di PSIM sekarang masih kurang.
Namun Kas belum bisa memastikan pemain U-21 yang akan didatangkan itu bisa bermain di laga melawan PSKC mendatang. Sebab, saat ini sosok pemain itu belum datang ke Jogja. "Kalau nama saya belum bisa mengatakan. Besok, tunggu aja," tandasnya. (ayu/laz)