Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sisakan Insiden Suporter PSIM Terjatuh dari Tribun

Rizky Wahyu Arya Hutama • Jumat, 29 September 2023 | 12:20 WIB
Sempat Tak Sadarkan Diri, Kini Dirawat di Rumah Sakit
Sempat Tak Sadarkan Diri, Kini Dirawat di Rumah Sakit


RADAR JOGJA - Pertandingan PSIM Jogja melawan PSKC Cimahi di Stadion Mandala Krida Jogja 17 September lalu, masih menyisakan persoalan soal suporter. Dalam dalam laga itu, ada insiden suporter terjatuh dari tribun stadion sisi timur.


Suporter itu dilaporkan harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit lantaran tidak sadarkan diri. Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM Jogja Wendy Umar mengakui ada insiden suporter terjatuh saat Laskar Mataram kontra PSKC Cimahi.


Wendy bahkan menjelaskan, insiden suporter jatuh dari tribun penonton itu bukan kali pertama terjadi dalam kompetisi musim ini. Ini karena sebelumnya, yakni saat PSIM menjamu FC Bekasi City juga terjadi hal serupa.


"Kejadian saat babak pertama kontra PSKC Cimahi. Sebenarnya sudah kami antisipasi. Tapi tetap saja kejadian," ujar Wendy kemarin (27/9). 
Sebenarnya Panpel PSIM Jogja sudah memberikan imbauan lewat spanduk dan peringatan lewat pengeras suara. Panpel juga sudah menyediakan ambulans dua unit yang siaga di dalam dan di luar stadion. 


Insiden suporter terjatuh dari tribun itu berlangsung dua kali saat laga melawan PSKC Cimahi. Diduga suporter terjatuh karena merayakan euforia saat PSIM melesatkan gol ke kandang lawan. Saking senangnya kehilangan keseimbangan dan terjatuh. 
"Saat ambulans datang melakukan pertolongan pertama, salah seorang suporter itu sempat tidak sadarkan diri dan ada pendarahan yang cukup serius," ucap Wendy.


Selanjutnya tak berselang lama suporter yang lain pun ada yang terjatuh lagi di tribun sisi selatan. Namun kondisinya tidak terlalu parah. Hanya luka lecet di beberapa bagian dan langsung bisa beraktivitas. Kondisi suporter terjatuh pertama, kabarnya kini masih dirawat di RSUD Jogja. 


"Identifikasi awal itu ada pendarahan dari telinga dan hidung. Mungkin saat jatuh yang terbentur kali pertama kepalanya. Pas hari pertama dan kedua dia juga belum sadar, tapi sekarang sudah stabil," beber Wendy.
Belajar dari kejadian itu, ia menyebut di tiga laga away yang akan dijalani PSIM, pihak panpel sudah menyiapkan evaluasi dengan jajaran BPO DIJ dan pengelola stadion. Terlebih saat laga kandang PSIM mendatang, panpel akan melibatkan kelompok suporter di titik yang rawan.


Hal itu dilakukan, harapannya dalam pertandingan tetap ada penjagaan demi mengantisipasi insiden jatuhnya lagi suporter dari tribun penonton. 


"Kami akan cari langkah bersama dari panpel, manajemen dan suporter. Ya, itu karena dari struktur bangunan Mandala Krida memang belum boleh berubah. Kami akan coba koordinasi sebaiknya seperti apa," jelasnya. 


Sementara itu DPP Brajamusti telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk penanganan lebih lanjut. Pihaknya juga mengimbau ke depan tidak ada lagi suporter yang memanjat pagar tribun, agar kejadian serupa tidak terulang. (ayu/laz)

 

Editor : Satria Pradika
#Stadion Mandala Krida #pskc cimahi #PSIM Jogja