Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Badai Cedera Landa Para Pemain PSIM, Esswein di Area Plantaris, Yuda Ankle, dan Brian Betis

Rizky Wahyu Arya Hutama • Rabu, 27 September 2023 | 20:10 WIB
REHAT: Pemain PSIM saat menghadapi PSKC Cimahi di Stadion Mandala Krida. (Elang Kharisma Dewangga/Radar Jogja)
REHAT: Pemain PSIM saat menghadapi PSKC Cimahi di Stadion Mandala Krida. (Elang Kharisma Dewangga/Radar Jogja)

 


 


RADAR JOGJA - Setelah melakoni laga tandang kontra Perserang Serang di pekan ketiga kompetisi Pegadaian Liga 2 2023/2024, kekuatan PSIM Jogja "berkurang". Tercatat ada beberapa pemain Laskar Mataram yang mengalami cedera.


Sejak sebelum melawan PSKC Cimahi, Andreas "Andy" Esswein mengalami cedera di bagian paha atas belakang. "Kemungkinan di area plantaris. Sudah diperiksa, terapi juga. Kini alhamdulillah kondisi jauh lebih baik. Selalu ada kemajuan," ungkap dokter tim PSIM Jogja Rudolf Noer Selasa (26/9/23).


Andreas Esswein mengalami cedera saat pemanasan pra pertandingan kontra PSKC Cimahi di Stadion Mandala Krida, Jogja. Saat itu, Esswen harus digantikan oleh Bryan Cesar, meskipun namanya sudah tertera dalam daftar susunan pemain (DSP).


Menjelang lawan Perserang, ada beberapa pemain lain juga mengalami cedera. "Ada Yudha, dia cedera saat berlatih. Yudha terkena bagian ankle, pergelangan kaki. Lalu ada Brian Cesar. Dia cedera ringan di bagian betis. Terjadi ketika latihan hari pertama di Serang. Di hari yang sama Jajang juga cedera. Ia terkena di pergelangan kaki," jelas Rudolf.
Kiper PSIM Wahyu Tri juga dikabarkan mengalami cedera saat bertanding melawan Perserang (24/9) lalu. Wahyu Tri diduga cedera di bagian pangkal kaki kanan, sesaat setelah bertubrukan dengan pemain Perserang Doni Halomoan.


"Ototnya sedikit tertarik. Rencana kami akan melakukan pemeriksaan. Analisis sementara dari tim medis, itu pada bagian otot aduktornya yang sedikit bermasalah," kata Rudolf.


Dokter yang sudah menangani PSIM selama dua musim ini juga menyebut ada pemain muda yang tak luput dari bayang-bayang cedera. Mereka adalah Sulaiman, pemain U-21 PSIM Jogja. "Ia mengalami penegangan otot betis saat berlatih pertama, juga di Serang," ucapnya.


Menurut Rudolf, gelombang cedera banyak dialami olah pemain belakangan karena faktor lapangan. Ia mengtakan faktor lapangan saat lawan Perserang masuk ke dalam risiko tinggi untuk menyebabkan cedera. "Makanya kami harus pintar-pintar meminimalisasi dan mengatasinya. Setelah pertandingan, kami harus melakukan terapi-terapi untuk mencegah pemain-pemain lain cedera," terangnya.


Memang bermain di kandang lawan terkadang bukan hanya faktor lawan yang mempengaruhi permainan. Akan tetapi, ada salah satu faktor lain yaitu seperti suhu dan cuaca. Serang sendiri sedang mengalami kekeringan, hal mempengaruhi kondisi lapangan untuk bertanding.
"Saya pikir panasnya hampir sama, ya sedikit lebih panas daripada Jogja. Ini ada beberapa pemain yang cedera. Mudah-mudahan besok udah membaik karena tidak cedera berat. Karena dari segi tanahnya lebih kering," jelas Kepala Pelatih PSIM Jogja Kas Hartadi.


Pada saat laga kemarin, Kas Hartadi terus memotivasi para pemainnya agar bisa menyesuaikan diri dengan cuaca yang ada. "Apa pun kondisinya kami harus bisa menyesuaikan lapangan yang ada," tegasnya.

Baca Juga: Lima Pemain Diganjar Kartu Kuning saat Lawan Bekasi City, PSIM Diganjar Denda Rp 25 Juta


Benar saja, para pemain Jogja tetap maksimal walapun lapangan di Serang memiliki suhu yang tinggi. Terbukti pada laga itu PSIM Jogja berhasil menumbangkan uan rumah lewat gol semata wayang Ari Maring. (ayu/laz) 

Editor : Satria Pradika
#PSIM #Liga 2