Bima Perkasa menurunkan Samuel Devin, Andre Adrianno, Argus Sanyudy, Cameron Coleman, dan kapten tim Nuke Tri Saputra untuk mengawali laga. Kali ini Nuke tampil beda dengan kacamata. Nuke menderita mata silinder sehingga perlu alat bantu. Namun, belakangan kacamata tersebut justru dilepas karena dianggap mengganggu permainannya sendiri.
Pertandingan cukup intens di babak pertama. Kedua tim bergantian memimpin jalannya laga. Bima Perkasa unggul tipis 19-18 di kuarter pertama.
Baca Juga: Incar Posisi Terbaik di IBL Seri Pamungkas, Bima Perkasa akan Membuka Seri Jakarta Melawan Pelita Jaya
Sementara saat memasuki kuarter kedua, Bima Perkasa lebih menguasai keadaan. Defense yang bagus membuat mereka bisa unggul 34-30 atas Pelita Jaya. Empat poin beruntun dari Jacob Lobbu menjadi penutup Bima Perkasa di babak pertama. "Kami sudah bermain sesuai dengan game plan. Sulitnya adalah menjaga irama permainan dan juga konsistensi," kata asisten pelatih Bima Perkasa Danny Kusuma.
Pada game ini, Pelita Jaya tertinggal sejak kuarter kedua. Bahkan Bima Perkasa sempat memimpin 10 poin (44-54) di awal kuarter empat. Pelita Jaya lalu memukul balik dalam lima menit terakhir. Berkat three point dari Muhamad Arighi di sisa satu menit, Pelita Jaya membalikkan keadaan dan unggul dua angka, 56-54.
Secara keseluruhan dalam delapan menit terakhir, Pelita Jaya melaju 17-0. Arighi mengemas tiga dari enam tripoin Pelita Jaya dalam game ini. Poin Bima Perkasa sendiri berhenti pada dua menit di awal kuarter empat. “Anak-anak bangkit karena memiliki pertahanan yang hebat di menit-menit akhir. Saya rasa itu kunci kemenangan kami, pertahanan yang luar biasa baik,” ungkap pelatih Pelita Jaya Djordje Jovicic.
Baca Juga: Gaet Pelatih Asal AS, DNA BPJ Serius Hadapi IBL 2022
Dominique Sutton memimpin perolehan poin Pelita Jaya dengan 20 poin. Pemain asing andalan Pelita Jaya ini juga menambahkan 13 rebound selama 25 menit. Arighi sendiri adalah satu-satunya pemain Pelita Jaya yang menyentuh double digit poin dengan torehan 13 poin.
Sementara itu, Cameron Coleman memimpin Bima Perkasa dengan 14 poin, 9 rebound, dan 2 steal. Dibantu Jacob Lobbu yang mencetak 11 poin dan 4 assist. Ini menjadi kekalahan ke-11 dari 28 laga bagi Bima Perkasa. “Kami mengawali game dengan defense yang bagus. Tetapi dalam lima menit terakhir, saya memang salah mengambil keputusan. Secara keseluruhan anak-anak sudah bermain bagus dengan menjalankan semua instruksi,” jelas pelatih Bima Perkasa Efri Meldy.
Bima Perkasa kini memiliki catatan menang-kalah yakni 17-11. Mereka masih duduk di peringkat keempat klasemen sementara dan memiliki dua laga tersisa. (tyo/din)
Editor : Satria Pradika