Kali Pertama ke Asia, Pemain PSIM Marvin Loria Ingin Ajak Keluarga ke Jogja

Fahmi Fahriza • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 05:06 WIB

 

pemain PSIM Jogja Marvin Loria 
pemain PSIM Jogja Marvin Loria 

 

 

Menjalani karier di negara yang berjarak ribuan kilometer dari tanah kelahiran membuat pemain anyar PSIM Jogja Marvin Loria harus beradaptasi dengan kehidupan baru. Salah satu tantangan terbesarnya adalah harus berjauhan dengan keluarga, termasuk sang anak dan istri yang masih berada di Kosta Rica.

 

Marvin merupakan pemain asing anyar PSIM untuk menghadapi kompetisi BRI Super League 2026/2027. Dia baru sekitar satu bulan berada di Indonesia, setelah didatangkan Laskar Mataram pada awal Agustus lalu.

 

Untuk kali pertama dalam kariernya, Marvin kini menjalani pengalaman bermain di Asia. Di tengah proses tersebut, dia mengakui bahwa harus terpisah jarak dan meninggalkan keluarga menjadi salah satu bagian paling berat.

Baca Juga: Pamsimas Mengering, Warga Padukuan Papak Kini Bergantung Droping Ari Bersih

 "Harus diakui ini sulit, tentu saja ini sulit. Keluarga saya ada di sana, anak saya, orang-orang yang saya cintai," ujar Marvin, Rabu (2/9).

 

Meski demikian, pemain berusia 29 tahun itu memahami konsekuensi profesinya sebagai pesepak bola. Keputusan berkarier jauh dari negara asalnya membuatnya harus membangun cara pandang baru, agar bisa lebih cepat beradaptasi dengan kehidupan di Indonesia.

"Jadi ketika saya harus pergi ke negara lain, seperti sekarang di Indonesia, mentalitas saya harus berubah," katanya.

 Baca Juga: Deteksi Dini Risiko Penyakit, Pemkot Jogja Perketat Cek Kesehatan Gratis Lansia Empat Kali Setahun

Secara pribadi, Marvin mengaku perlahan mulai merasa nyaman berada di Jogja. Menurutnya, kemampuan untuk menganggap lingkungan baru sebagai rumah menjadi salah satu kunci agar proses adaptasinya tidak terlalu berat.

"Saya harus adaptif, dan sekarang saya merasa seperti rumah di sini. Menurut saya, ini cara untuk beradaptasi dengan sangat cepat. Jadi saya merasa baik," tutur Marvin.

 

Kendati demikian, Marvin juga membuka kemungkinan untuk memboyong keluarga secara langsung ke Jogja. Dia menyebut ada rencana membawa keluarganya ke Indonesia pada awal tahun depan. "Mungkin tahun depan, sekitar Januari atau Februari, saya akan membawa keluarga saya ke sini," ungkapnya. (iza/pra)

 

 

Editor : Heru Pratomo
Marvin Loría PSIM kosta rika asia PSIM Jogja