Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal Sekretaris DPRD Kota Jogja Antonius Bambang Agung Adrijanto, Inisiator Gerakan Iuran Bedah Rumah di Kalangan Pegawai Kristiani

Iwan Nurwanto • Minggu, 17 Mei 2026 | 08:30 WIB
Sekretaris DPRD Kota Jogja Antonius Bambang Agung Adrijanto. (IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA)
Sekretaris DPRD Kota Jogja Antonius Bambang Agung Adrijanto. (IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA)

 

RADAR JOGJA - Bagi Antonius Bambang Agung Adrijanto, jabatan Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Jogja bukan sekedar urusan administratif. Di luar kesibukannya mengawal agenda kedewanan, Bambang merupakan inisiator gerakan iuran aparatur sipil negara (ASN) umat Kristiani di Pemkot Jogja untuk program bedah rumah.

 

Pejabat kelahiran Jakarta tahun 1971 ini mengatakan, gerakan tersebut dia galakan untuk mendukung program kepala daerah yang mendorong kembali nilai-nilai gotong royong di birokrasi. Tidak terkecuali untuk membantu masyarakat yang masih tinggal di rumah tidak layak huni.

 

Baca Juga: Rumah Warisan Budaya Dr Sardjito Bakal Dijual, Ini Respons Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo

 

Bambang menjelaskan, iuran pegawai Kristiani untuk program bedah rumah itu bermula dari dana persembahan yang dikumpulkan setiap Hari Natal dan Paskah oleh para pegawai Kristiani di lingkungan pemkot. Para anggota kemudian sepakat dana yang terkumpul didonasikan untuk mendukung program bedah rumah.

“Meski nominalnya tidak besar, dana itu langsung kami sisihkan untuk donasi bedah rumah. Sejak April lalu, kami sudah berkontribusi di sekitar lima titik lokasi,” ujar sosok yang juga Ketua Paguyuban Keluarga Kristiani Pemkot Jogja ini kepada Radar Jogja Jumat (15/5).

 

Melihat antusiasme dan dampak positif yang dirasakan masyarakat, Bambang kemudian menginisiasi agar gerakan iuran tersebut bisa dilakukan secara rutin. Tidak terbatas saat hari-hari besar keagamaan saja. 

 

Bak gayung bersambut, gerakan tersebut ternyata banyak didukung oleh para pegawai Kristiani di Pemkot Jogja. Sehingga mulai bulan Juni gerakan pengumpulan iuran tidak lagi hanya mengandalkan dana insidental dari perayaan hari besar. Melainkan melalui iuran rutin bulanan.

 

Baca Juga: Link Live Streaming Semen Padang vs Persebaya Surabaya, Laga Kandang Terakhir Kabau Sirah di Liga 1 Musim Ini

 

Bambang berharap, dampak dari gerakan tersebut bisa dirasakan berkelanjutan oleh masyarakat yang membutuhkan. Dia juga berkomitmen terus menjalankan program tersebut meskipun nanti berganti kepala daerah.

 

Meski sebagai inisiator, birokrat berlatar pendidikan Ilmu Pemerintahan UGM itu tidak pernah merasa bangga secara pribadi. Lantaran menurutnya gerakan tersebut sudah seharusnya menjadi kewajiban manusia untuk membantu sesamanya.

 

Dia menyatakan bahwa gerakan iuran rutin itu juga sudah disepakati oleh para pegawai Kristiani di Pemkot Jogja yang jumlahnya mencapai 400 orang. Pengurus pun tidak pernah menetapkan nominal iuran. 

Sebab yang paling penting adalah semangat untuk ikut memiliki dan membantu program pemerintah yang langsung berdampak pada masyarakat. Karena pada akhirnya, keberhasilan program pemerintah adalah ketika masyarakat benar-benar mendapatkan manfaatnya.

 

"Kami sudah bersepakat di paguyuban, sebisa mungkin setiap minggu kami ada donasi. Kami ingin memastikan bahwa ketika program bedah rumah berjalan, dukungan dari kami selalu ada,” tegas ayah tiga anak ini. (inu/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Antonius Bambang Agung Adrijanto #Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Jogja #dprd kota jogja #bedah rumah #Kristiani