Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Cerita Kim Jeffrey Kurniawan Double Job sebagai Manajer dan Pemain, Harus Siaga 24 Jam, Untungnya Keluarga Sangat Suportif

Rizky Wahyu Arya Hutama • Minggu, 10 Mei 2026 | 03:30 WIB

 

Manjer tim PSS Sleman Kim Jeffrey Kurniawan. (Rizky Wahyu/Radar Jogja)
Manjer tim PSS Sleman Kim Jeffrey Kurniawan. (Rizky Wahyu/Radar Jogja)

 

 

Keberhasilan PSS Sleman mengunci tiket promosi ke kasta tertinggi Super League musim 2026/2027 menyisakan cerita menarik. Di balik garangnya performa Laskar Sembada di lapangan, ada sosok Kim Jeffrey Kurniawan yang menjalankan peran ganda untuk mengawal kesuksesan tim Super Elja di kompetisi Championship musim 2025/2026 ini.

Diketahui, pada usai turun kasta ke Championship musim 2025/2026, Kim Jeffrey Kurniawan resmi menjabat sebagai sosok manajer sekaligus pemain di PSS Sleman.

Tugas tersebut diemban oleh pemain berusia 36 tahun itu setelah kursi manajer yang sebelumnya diduduki Leonard Tupamahu kosong pada awal musim.

Baca Juga: 23 Warga Purwomartani Sleman Terkena Gangguan Kesehatan Dugaan Kebocoran Gas di Pabrik Es Kristal Kalasan

Meski langkah tersebut sempat dianggap sebagai perjudian. Akan tetapi Kim Jeffrey sendiri ternyata mampu menjaga keharmonisan di ruang ganti hingga membawa PSS Sleman kembali naik ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

"Mungkin manajemen yang lebih tahu alasannya. Tapi kami lihat Leo memang punya passion di kepelatihan. Saya sudah lama di sini, dasarnya sudah ada, dan dipercaya manajemen," katanya, Jumat (8/5).

Adik ipar Irfan Bachdim itu mengatakan menjalani peran double job sebagai manajer dan pemain itu tentu saja sangat menguras energi. Sebab, biasanya tugas sebagai seorang pemain hanya selesai setelah latihan, akan tetapi sebagai manajer ia harus tetap siap siaga selama 24 jam penuh.

Baca Juga: Polisi Masih Dalami Latar Belakang Keberadaan 11 Bayi di Sebuah Rumah di Pakem

Sampai-sampai, keluarganya juga harus bisa mengerti kesibukannya di musim 2025/2026 ini. "Ya susah bener. Tapi mereka (keluarga) suportif-lah, sehingga bisa dibilang ya bisa mengatur waktu dengan baik," lontar pria yang mengawali karir di akademi Karlsruher SC di Jerman itu.

Disinggung mengenai apakah akan tetap merangkap jabatan atau mulai memikirkan gantung sepatu di Bumi Sembada pada musim depan. Kim Jeffrey mengaku belum bisa memutuskan hal tersebut. Sebab yang paling penting baginya saat ini adalah bisa membantu PSS Sleman mempersiapkan diri untuk menatap kompetisi Super League musim 2026/2027.

"Kalau aku bisa membantu di situ aku membantu sebaik mungkin. Cuma pasti akan ada batasnya juga, karena masih menjadi pemain juga, jadi nanti kami mencari solusi yang terbaik untuk hal seperti itu," ungkap Kim yang telah mencatatkan 100 lebih penampilan bersama Laskar Sembada.

Baca Juga: PSS Sleman Jangan Mampir Ngombe di Super League

Tak hanya itu, Kim yang sudah berseragam PSS sejak musim 2021/2022 itu juga menyatakan ke depan akan selalu siap membersamai PSS Sleman di dalam posisi apapun. Sebab pemain berdarah Indonesia-Jerman mengaku sangat mencintai tim kebanggaan masyarakat Sleman tersebut.

"Ya pasti senang, tentunya senang dan juga bangga kepada tim, semua official, semua staf pelatih, semua yang terlibatlah di dalam musim ini yang menurutku luar biasa baik," tegasnya. (ayu/pra)

Editor : Heru Pratomo
#double job #PSS #PSS Sleman #jerman #Kim Jeffrey Kurniawan