RADAR JOGJA - Karya seorang mahasiswa asal Bali, Gung Adhistya, mendadak jadi sorotan.
Animasi berjudul Ikan Mas Tur Dedari yang ia garap untuk tugas kuliah itu disebut-sebut punya kualitas visual seperti film serius.
Mahasiswa Sekolah Tinggi Multi Media (MMTC) Yogyakarta ini mengaku mengerjakan hampir semua proses produksi sendiri, mulai dari ide cerita, penulisan skrip, hingga editing akhir.
“Saya memang ingin menampilkan sesuatu yang berbeda, bukan sekadar animasi tugas kuliah biasa,” kata Adhistya dikutip dari akun TikTok @adisganteng.
Animasi tersebut terinspirasi dari budaya Bali, khususnya ritual Sanghyang Dedari dan kisah rakyat Durma Lan Rajapala.
Ia juga menambahkan sentuhan fantasi berupa ikan mas terbang sebagai karakter pendamping.
Sentuhan budaya lokal yang dibalut visual modern inilah yang membuat animasinya terasa istimewa.
Proses pengerjaan tidak mudah. Adhistya butuh waktu sekitar 13 bulan, dengan 10 bulan fokus pra-produksi dan 3 bulan untuk animasi serta rendering.
Kendala teknis seperti keterbatasan perangkat sempat membuat pengerjaan terhambat.
Namun, hasil akhirnya menuai banyak pujian warganet.
Belum dirilis secara resmi, Ikan Mas Tur Dedari sudah viral di media sosial.
Banyak yang menilai animasi ini layak masuk festival film.
“Harapan saya, karya ini bisa jadi langkah awal untuk memperkenalkan budaya Bali lewat animasi, sekaligus memotivasi anak muda agar berani berkarya,” ujarnya.
(Ahmad Hatim Wafa)
Editor : Meitika Candra Lantiva