Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Selama 17 Tahun Bekerja di Bidang Peternakan, Ajris Sufata Kini Jadi General Manager Ibarbo Park

Delima Purnamasari • Minggu, 20 Juli 2025 | 15:00 WIB

 

GIGIH: Memiliki latar belakang pendidikan dan pekerjaan di bidang peternakan, Ajris Sufata berhasil menduduki jabatan General Manager Ibarbo Park.
GIGIH: Memiliki latar belakang pendidikan dan pekerjaan di bidang peternakan, Ajris Sufata berhasil menduduki jabatan General Manager Ibarbo Park.

SLEMAN - Ibarbo Park menjadi salah satu destinasi yang paling ramai di Kabupaten Sleman. Pada akhir 2024 lalu kunjungannya bahkan bisa mencapai 9.400 orang dalam sehari. 

Kesuksesan dari wahana yang terletak di Jalan Magelang KM 14, Jetis, Caturharjo, Kapanewon Sleman ini tidak lepas dari sosok bernama Ajris Sufata. Sang general manager yang ternyata justru memiliki latar belakang pendidikan dan pekerjaan di bidang peternakan. 

 Baca Juga: Polisi Pastikan Palsu, Pemilik Terancam Pidana, Mobil Nopol AB 23 Identik Kendaraan Dinas PUPESDM Sempat Viral di Pekanbaru

Laki-laki kelahiran Semarang ini bercerita telah menghabiskan waktu 17 tahun bekerja di bidang peternakan. Ada berbagai perusahaan yang pernah dia geluti. Hingga suatu ketika pemilik perusahaan ayam tempatnya bekerja berencana membangun tempat wisata. Dia ditawari untuk pindah di sana. 

"Wisatanya Dusun Semilir. Di sana saya belajar otodidak," katanya. 

 Baca Juga: Dokumen Siswa SD Muhammadiyah Bayen Kalasan untuk SPMB Ditahan Sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Sebut Akan Lakukan Mediasi

Laki-laki lulusan Peternakan Universitas Diponegoro ini mengaku saat itu dia tidak serta-merta jadi bagian dari manajemen. Pekerjaan awalnya justru terkesan aneh. Dia hanya diminta berangkat bekerja pukul 08.00 hingga 16.00. Tidak ada tugas pasti yang diberikan. 

"Jadi setiap hari saya hanya diminta laporan apa yang saya kerjaan," katanya. 

 Baca Juga: Asah Kreativitas dan Pemikiran Kritis Para Siswa, Tim USD Jogjakarta Kenalkan Robotik di Madrasah Desa

Di sana dia belajar macam-macam. Mulai dari menangani komplain, gaji karyawan, hingga mengurus proyek. Baru pada 2021, dia ditunjuk menjadi General Manager Dusun Semilir. 

 

Sekitar 2024, bersama timnya dia melakukan studi banding ke Ibarbo Park. Hal ini lantaran wisata tersebut dinilai tengah naik daun. 

 

Ajris masih ingat betul. Saat studi banding tersebut dia menghabiskan waktu sekitar satu jam di parkiran Ibarbo Park. Dia mengamati kendaraan yang masuk maupun keluar. 

 Baca Juga: Perempuan Asal Jogja Kabur dari Kejamnya Kerja sebagai Scammer di Kamboja, Target Tak Tercapai Bakal Disetrum atau Dilempar dari Lantai 3

"Dari situ saya ngobrol sama pemiliknya. Saya bilang jumlah pengunjungnya, penghasilannya, dan prediksi ke depan," katanya. 

 

Beberapa lama setelah itu dia mendapat telepon. Ditawari untuk bergabung ke Ibarbo Park. Lewat proses presentasi ide, sang pemilik pun tertarik. Ajris akhirnya resign dari Dusun Semilir. 

 

Disinggung soal strategi keberhasilannya mengembangkan Ibarbo, dia menyebut hal utama adalah mendasarkan keputusan pada data. Dia menilai semua selalu ada polanya. Apalagi di bidang pariwisata. Pola ramai dan sepi ini yang akan berkaitan dengan tenaga kerja, pembelian bahan baku, bahkan biaya pembayaran listrik. 

"Semuanya direncanakan dan terus dievaluasi," ucapnya. 

 

Dia yakin, setiap orang yang sukses di satu bidang maka bisa sukses di bidang yang lain. Orang yang sukses di satu tempat akan sukses di tempat lain. Ke depan dia berharap Ibarbo Park bisa terus bertumbuh. Sehingga, akan ada Ibarbo-Ibarbo yang lain. 

 

"Kalau mau tahu soal aviary atau kota kartun bisa datang ke Ibarbo. Desember mendatang kami akan sajikan sesuatu yang baru," lontarnya. (del/eno) 

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#bidang #tempat wisata #destinasi #peternakan #Ibarbo Park #Ajris Sufata #General Manager #Kabupaten Sleman #Dusun Semilir #universitas diponegoro