MAGELANG - Ketika banyak orang memilih berhenti di zona nyaman, Mia Widyastuty justru mengambil langkah berani. Dari seorang sekretaris yang berkutat dengan laporan dan jadwal kantor, dia banting setir menekuni dunia yang sama sekali berbeda. Yakni membuat sepatu batik berbahan jarik.
Siapa sangka, kecintaan terhadap high heels justru menjadi awal dari perjalanan panjang Mia membangun merek sepatu lokal yang kini dikenal hingga mancanegara. Dari rumah produksinya di Kecamatan Magelang Tengah, pemilik brand Mia Widy Shoes itu terus menapaki kesuksesan melalui karya-karya unik berbahan batik jarik.
Perjalanan Mia bermula dari keprihatinan sederhana. Sebagai pecinta high heels, dia kerap merasa tidak nyaman saat memakainya. Rasa tidak nyaman itu justru menjadi pemantik kreativitasnya. "Dulu, saya sering merasa high heels itu sakit dipakai. Akhirnya saya buat sendiri model yang nyaman," ujarnya saat ditemui, Jumat (27/6).
Dia mulai mendesain sendiri sepatu-sepatu impiannya. Bertumit tinggi tapi tetap empuk dan nyaman. Dari situlah, hasratnya terhadap dunia fesyen, khususnya sepatu, tumbuh. Pada 2012, sebuah titik balik datang ketika almarhum suaminya mengajak Mia ke sebuah pabrik sepatu di Jakarta.