Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tak Hanya Sukses Jalani Perannya Sebagai ibu Rumah Tangga, Wakapolres Kulon Progo Kompol Amalia Normadiah Moncer Jalani Kariernya

Anom Bagaskoro • Minggu, 1 Juni 2025 | 15:15 WIB
Wakapolres Kulon Progo Kompol Amalia. 
Wakapolres Kulon Progo Kompol Amalia. 

RADAR JOGJA - Dunia kepolisian akrab dengan kaum laki-laki.

Namun, banyak juga kaum hawa yang berhasil menjajaki dunia kepolisian dengan karier moncernya.

Salah satunya, Wakapolres Kulon Progo Kompol Amalia Normadiah.

Kompol Amalia atau akrab disapa Amel merupakan perempuan yang lahir di tanah Belitung.

Lahir di Tanjung Pandang, Kabupaten Belitung, pada 23 Maret 1990, Amel besar dengan didikan keluarga yang disiplin.

Walaupun, kedua orangtuanya bukanlah pekerja di sektor militer.

"Kedua orangtua kerja di sektor swasta, tetapi tetap mengutamakan kedisiplinan," ucap Amalia, menjawab pertanyaan Radar Jogja, Jumat (30/5/2025).

Putri dari almarhum Amiruddin Hamzah dan Farida Gustina ini, besar bersama tiga saudaranya.

Dididik dengan kerjasama, kedisiplinan dan kemandirian membuat Amalia tumbuh menjadi perempuan yang matang secara mental.

Keputusannya untuk terjuan di dunia kepolisan bukanlah tanpa sebab.

Bukan karena mentalnya yang telah terbentuk, akan tetapi karena unsur ketidaksengajaan.

Baca Juga: Drawing Mandiri ASEAN U23 Championship, Timnas Indonesia U23 Satu Grup dengan Rival Lama, Malaysia

Saat bersekolah, Amalia sering melihat anggota kepolisian yang bersiaga mengatur lalu lintas.

Sebagai anak kecil yang polos, dia selalu penasaran dengan profesi polisi.

Setiap berangkat sekolah, aktivitas yang dilakukan polisi itu pun tak lepas dari pengamatannya.

Tak jarang, dirinya memberanikan diri untuk sekedar menyapa dan bertanya.

"Dulu waktu kecil tertarik dengan om-om dan tante polisi, pekerjaannya melayani masyarakat," ungkapnya.

Ketertarikan itu terus berlanjut hingga lulus SMA di tahun 2007.

Ingin melanjutkan cita-citanya, Amalia memutuskan terjun di dunia kepolisian melalui pendaftaran Akpol Semarang tahun 2007.

Lulus di tahun 2010, Amalia resmi menjadi anggota kepolisian.

Karirnya terus menanjak mulai dari Kasatlantas Polres Maros Sulawesi Selatan, berlanjut Kapolsek Mandai Sulawesi Selatan, dan Kapolsek Kalasan DIY.

Kemudian kini menjadi Wakapolres Kulon Progo.

Baginya berkarir di dunia kepolisian merupakan tanggung jawab besar, sekaligus keberkahan.

Lantaran, polisi punya tugas mulia mengayomi dan membantu masyarakat.

Sedangkan, keberkahan dari pekerjaan timbul jika tugas pelayanan telah berhasil dilakukan.

"Keberhasilan bukan gelar atau pangkat, tetapi tentang ketulusan memberikan pelayanan," ungkapnya.

Tak hanya sukses di karier, Kompol Amalia juga sukses menjalankan perannya sebagai ibu rumah tangga.

Dikaruniai dua orang anak, Amel tak pernah lupa dengan ketugasannya sebagai seorang ibu.

Di tengah kesibukannya sebagai pemimpin, dirinya selalu memastikan tumbuh kembang anaknya.

Kegiatan rutin yang selalu dilakukan adalah videocall keluarga.

Saat istirahat, Amel selalu memastikan menghubungi keluarga terutama kedua anaknya.

Kendati melakukan dua peran sekaligus, Amel merasa tak terbebani.

Lantaran, tugasnya sebagai polisi merupakan pengabdian.

"Bisa disiasati, sudah ada teknologi yang mendekatkan misal video call," ungkapnya.

Menurutnya, peran perempuan karir bisa berjalan dengan baik berkat etos kerjanya. Disiplin menjadi kunci suksesnya.

Untuk itu, Amel berpesan agar perempuan muda dapat percaya diri untuk memulai berkarir. Baik di sektor kepolisian ataupun sektor lain. (gas)

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Wakapolres Kulon Progo #peran #Amalia Normadiah #dunia kepolisian #ibu rumah tangga #belitung #sukses #Kompol Amalia Normadiah