Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal Rohinun, Perjuangan dari Desa Kecil di Lombok, hingga Berhasil Wakili Indonesia sampai ke Spanyol

Fahmi Fahriza • Kamis, 13 Maret 2025 | 12:50 WIB
Rohinun
Rohinun

 

JOGJA - Perjalanan penuh liku dilalui oleh mahasiswi Ilmu Ekonomi FEB UGM angkatan 2021, Rohinun. Berawal dari desa kecil di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Rohinun membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih mimpi. 

 

Mahasiswi penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) ini, terpilih sebagai awardee Indonesian International Student Mobility Award (IISMA) 2024 yang membawanya merasakan pengalaman berkuliah di Universitat Pompeu Fabra, Spanyol.

 

"Kurang lebih durasinya empat bulan, di akhir 2024 lalu, itu pencapaian dari hasil kerja keras dan dukungan banyak pihak," katanya, Rabu (12/3).

Diakuinya, meski berasal dari daerah yang jauh dari pusat pendidikan tinggi, Rohinun tidak pernah merasa minder. Baginya, kesempatan berkuliah di Jogja adalah peluang emas yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. 

 

Namun, perjalanan akademiknya tidak selalu mulus. Latar belakang pendidikan dari sekolah menengah kejuruan (SMK) membuatnya harus bekerja lebih keras di awal dalam beradaptasi di awal perkuliahan. 

 

"Untuk mengatasi itu, saya aktif di kegiatan sukarelawan sebagai pengajar ekonomi, dan ikut berbagai organisasi serta kepanitiaan di FEB UGM," ungkapnya.

 Baca Juga: Terminal Giwangan Diprediksi Jadi Terminal Paling Sibuk Saat Lebaran, Menhub: Revitalisasi Berjalan Baik

Dalam lingkup organisasi, Rohinun pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Keilmuan BEM FEB UGM dan Board of Director di Simfoni FEB UGM 2023. Dari sana, ia bertemu dengan teman-teman yang menginspirasi dan mendorongnya untuk terus berprestasi. 

 

Sejak semester tiga, ia mulai terjun ke berbagai kompetisi bisnis, yang membawanya meraih puluhan penghargaan di tingkat nasional maupun internasional. Awalnya, ia mengikuti Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) dari UGM dan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dari Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan.

 

"Kedua program itu yang mendorong saya maju ikut berbagai kompetisi bisnis, dan Alhamdulillah meraih penghargaan," tuturnya.

 Baca Juga: Kelurahan Wirogunan Perkenalkan Wajik Khas dalam Bazar Ramadan: Ini Makna Mendalamnya..

Antara lain, beberapa capaiannya meliputi, juara 1 Place Creasie Business Case Competition 2023 Universitas Widyatama, juara 2 PKT-Gadjah Mada Business Case Competition (GAMABCC) 2023, juara 1 Business Plan Competition at Next Gen Entrepreneurship Festival Universitas Ahmad Dahlan, juara 1 FEB’s Business Plan Competition FEB UGM, juara 2 International Case and Conference Competition IDSC 2023 Universitas Airlangga.

 

Selain itu, juga meraih juara 2 7th Bachelor Journey in Management FEB UI, juara 2 Kopma Fair Business Plan Competition 2023 Universitas Teknologi Yogyakarta, juara 1 Business Plan Competition at Millennial Online Competition (MOC ) 2023 Universitas Hasanuddin, juara 3 UMP Business Plan Competition (BPC) 2023, juara 2 Kejar Mimpi Business Competition by CIMB Niaga, juara 1 HR Motion Case Competition Universitas Negeri Semarang, juara 1 International Infographic Competition Jakarta Youth Summit, dan Top 8 MBS E-Case Competition 2024 Universitas Indonesia.

 Baca Juga: Polisi Sita Lima Kilogram Obat Mercon Jadi dan Enam Kilogram Belerang dari Dua Pengedar di Salaman, Kabupaten Magelang

Secara pribadi, ia mengaku sebagai mahasiswa penting untuk memiliki tujuan yang jelas sejak awal, memilih kegiatan yang benar-benar relevan dengan pengembangan diri, serta menjaga keseimbangan antara akademik dan non-akademik. 

 

"Penting juga punya lingkungan pertemanan yang suportif, dan menerapkan manajemen waktu yang baik agar menghindari burn out," pungkasnya. (iza)

 

Editor : Heru Pratomo
#Mahasiswa #FEB UGM #spanyol #kip-k #lombok #ntb