JOGJA - Aspek keberlanjutan jadi hal yang dipedulikan oleh Nayla Phui Amazona, di mana mahasiswi Akuntansi angkatan 2023 UGM tersebut banyak meluangkan ide dan keresahannya dalam bentuk esai.
Terbaru, Nayla baru meraih Juara 1 kompetisi Esai Nasional di ajang Education Fair 2024, yang diselenggarakan oleh Lingkar Studi Pendidikan (LSP) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret.
Disebutkan, perlombaan yang berlangsung pada 21 September lalu diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai universitas di seluruh Indonesia. Untuk mencapai babak final, Nayla berhasil menyisihkan 92 tim dari berbagai universitas terkemuka, seperti Universitas Indonesia, ITB, dan IPB.
Kesuksesannya meraih juara 1 berkat inovasi dan gagasannya, yakni mengusung pemanfaatan aplikasi Daur Apps dalam upaya pengelolaan limbah tekstil. Dalam lomba itu, ia mengangkat tema Green Economy, berfokus pada produk ramah lingkungan yang dapat di daur ulang lewat aplikasi Daur Apps.
"Aplikasi Daur Apps juga menyediakan platform untuk menjual barang-barang daur ulang yang telah diproses sebelumnya," tuturnya.
"Aplikasi ini tidak hanya berperan jadi sarana pengelolaan limbah, tapi juga marketplace untuk produk ramah lingkungan," terangnya.
Secara pribadi, ia menggags inisiatif tersebut karena sejalan dengan sustainable development goals (SDGs) poin ke-12, tentang konsumsi dan produksi yang bertanggungjawab.
"Itu menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya dan limbah berkelanjutan, demi masa depan yang lebih baik," tegasnya (iza).
Editor : Heru Pratomo