GUNUNGKIDUL - Syarifah Anom kini tidak hanya sibuk mengurus rumah tangganya. Dia juga tengah sibuk menjadi pendukung suaminya Sumanto. Sebab merupakan calon wakil bupati Gunungkidul untuk Pilkada 2024.
“Menjaga semangat adalah kunci. Ketulusan niat membawa kita melewati setiap tantangan,” kata Syarifah.
Partisipasinya bukan hanya sebagai istri. Melainkan juga partner politik yang mendampingi suami dalam perjuangan membangun Gunungkidul. Melihat besarnya antusiasme masyarakat, dia merasa semakin terdorong berkontribusi dalam upaya perbaikan daerah.
“Saya merasakan energi positif dari masyarakat. Semangat mereka memberi dorongan bagi saya untuk terus mendukung perjuangan suami,” tambahnya.
Di tengah kesibukan itu, dia tetap menjalankan peran sebagai ibu rumah tangga. Dia percaya bahwa kesehatan fisik dan mental harus dijaga untuk dapat terus memberikan yang terbaik. “Stamina itu penting. Saya selalu rutin menjaga asupan vitamin dan menjaga suasana hati agar tetap ceria, apa pun yang terjadi,” jelasnya.
Dalam perjalanan suami menjadi calon wakil bupati, diakui awalnya mereka tidak terpikir terjun ke dunia politik. Namun, panggilan mengabdi kepada daerah dan masyarakat membuat mereka yakin melangkah lebih jauh. “Saya mendukung penuh suami karena niatnya tulus memperbaiki Gunungkidul. Itu juga yang membuat saya rela ikut terlibat lebih dalam,” tuturnya.
Baca Juga: KONI DIY Usulkan Penyelenggaraan PON Dipegang Pemerintah Pusat, Berkaca dari Sejumlah Kontroversi dan Cerita Kelam di Aceh dan Sumut Kemarin
Salah satu hal yang digarisbawahi adalah permintaan masyarakat akan kemudahan pangan. “Masyarakat hanya ingin kepastian dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka. Itu menjadi prioritas dalam program kami,” jelasnya.
Sebagai ibu rumah tangga, dia menyadari pentingnya peran perempuan dalam kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Baginya, kebahagiaan dimulai dari diri sendiri, dan itu akan memancar ke orang-orang sekitar. “Kebahagiaan itu menular. Kalau kita bahagia, orang lain juga akan merasakan kebahagiaan itu,” ucapnya sambil tersenyum.
Baca Juga: Tiga Ormas Islam Besar Datangi Mapolda, Sampaikan Keprihatinan Maraknya Gerai Miras di Wilayah DIY
Menjalani peran ganda, diakuinya bukanlah hal yang mudah. Namun, dengan sikap positif, percaya setiap masalah bisa diselesaikan. “Bicarakan dengan baik masalah kecil, dan masalah besar bisa dikecilkan dengan kebersamaan,” ucapnya.
Syarifah juga menekankan pentingnya nilai-nilai kejujuran dan amanah dalam setiap tindakan. “Kami harus bertanggung jawab, karena apa yang kami kerjakan bukan hanya untuk kami sendiri, tapi untuk masyarakat luas,” ujarnya.
Syarifah ingin dengan kerja keras dan dukungan masyarakat, mereka bisa menciptakan perubahan yang nyata di Gunungkidul. “Asal kita mau melangkah dengan niat tulus,” sebutnya. (gun/eno)