RADAR JOGJA - Mantan Rektor UNY Sutrisna Wibawa memiliki impian membangun tanah kelahirannya di Gunungkidul. Berbekal pengalamannya di dunia pendidikan, dia memantapkan diri terjun ke dunia politik sejak 2019 silam.
Pria kelahiran 1959 itu mengikuti jejak sang ayah yang berprofesi sebagai seorang guru. Kegigihannya membawa Sutrisna menjadi guru besar sekaligus pimpinan tertinggi PTN di DIY.
Selama menjabat, Sutrisna mampu mendirikan cabang kampus UNY di Kabupaten Gunungkidul. Hadirnya kampus tersebut di Bumi Handayani membawa misi meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bidang keilmuan di tanah kelahirannya.
Hadirnya UNY di tanah kelahirannya, kata Sutrisnya, bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat setempat. “Dengan beragam jurusan vokasi,” ungkapnya.
Menurutnya, inovasi dan pengembangan potensi alam juga kurang. Masih perlu peningkatan dari sisi manajemen dan administrasinya. Begitu pula dengan infrastruktur yang ada. “Maka dari itu, visi saya transformasi. Ingin mengubah itu semua," ucapnya.
Inisiatifnya dalam membangun tanah kelahirannya itu, beranjak dari keluhan-keluhan masyarakat mengenai pembangunan. Pengalaman dan keilmuan yang dimilikinya memunculkan inisiatif tersebut.
"Kalau hanya mengharapkan APBD, saya kira suatu daerah sulit untuk maju,” lontarnya.
Maka dari itu, pembangunan terhadap kualitas masyarakat menjadi faktor terpenting dalam kemajuan suatu daerah. Sehingga keinginan untuk membuat masyarakat Gunungkidul sejahtera bisa terwujud. (ndi/eno)