Warmindo di Mlati Sleman Kebakaran, Tiga Pegawai Alami Luka Bakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta

Delima Purnamasari • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 14:53 WIB
Sisa bangunan warmindo yang terbakar di wilayah Mlati Sleman, diduga disebabkan gas bocor. (Dokumentasi Damkar Sleman)
Sisa bangunan warmindo yang terbakar di wilayah Mlati Sleman, diduga disebabkan gas bocor. (Dokumentasi Damkar Sleman)

 



SLEMAN - Kebakaran terjadi di Warmindo yang berlokasi di Karangjati Wetan, Gemawang, Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman pada Senin (28/9/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. 

Objek yang terbakar berupa dua ruko kios berukuran 10 × 6 meter milik warga setempat berinisial S, 60.

Komandan Regu I Pemadam Kebakaran Kabupaten Sleman Bayu Ibrahim Aji menjelaskan, kebakaran diduga disebabkan oleh kebocoran gas yang berada di dapur Warmindo.

Saat karyawan sedang memasak sudah ada bau gas yang berada di dapur dan sebenarnya sudah diperingatkan oleh tetangga warung. 

"Akan tetapi sebelum gas dikeluarkan terjadi ledakan di dalam Warmindo sehingga karyawan sampai terpental ke luar warung," katanya dihubungi, Senin (28/9/2026). 

Baca Juga: Pemkab Kulon Progo Terapkan Talent Pool, Puluhan Pejabat Dilantik Tanpa Lewat Lelang Jabatan

Bayu menjelaskan, api kemudian menyambar atap dan barang-barang di sekitar dapur.

Warga telah berusaha memadamkan dengan alat pemadam api ringan dan alat seadanya, tetapi karena semakin membesar seorang warga menelpon ke Kantor Pemadam Kebakaran Sleman. 

"Dampak kebakaran ini tiga pegawai Warmindo mengalami luka bakar dan kerugian harta benda kurang lebih Rp 200 juta," lanjutnya. 

Dalam penanganan kebakaran ini pemadaman menghabiskan lima tangki air.

Petugas berangkat dari Mako Damkar Sleman pada pukul 10.44 dan sampai di lokasi pada pukul 10.59.

Usai berjibaku selama 21 menit api akhirnya berhasil dipadamkan. (del)

Editor : Meitika Candra Lantiva
Warmindo Kebakaran Pegawai Alami Luka Bakar Sleman kerugian Mlati