SLEMAN - Sebuah foto beredar di media sosial terkait peristiwa perusakan gerobak pukis di Tambak Bayan, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman pada Selasa (8/9).
Unggahan tersebut menjelaskan bahwa ada seseorang yang mengamuk karena meminta ayam pada penjual pukis lalu menghancurkan dagangan.
Peristiwa tersebut dikonfirmasi oleh PS. Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro. Dia sebut personel gabungan Polsek Depok Barat mendatangi laporan masyarakat melalui layanan 110 terkait adanya keributan di Jalan Babarsari sekitar pukul 08.08.
Peristiwa terjadi tepatnya berlokasi di sekitar Indomaret depan Universitas Proklamasi 45. Argo menjelaskan keributan tersebut diduga bermula dari kesalahpahaman antara seorang perempuan dengan penjual pukis.
Baca Juga: Hari Terakhir Jogja Book Fair 2026, Buruan Berburu Buku Mulai Rp5 Ribu
"Perempuan tersebut diduga dalam kondisi dipengaruhi minuman beralkohol dan kemudian melakukan perusakan terhadap gerobak pukis hingga kaca etalasenya pecah," katanya dikonfirmasi, Selasa (8/9).
Argo menjelaskan, petugas kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan kedua pihak ke Polsek Depok Barat guna mencegah terjadinya kerumunan serta menjaga situasi tetap kondusif. Saat ini, pihak korban dan pihak yang diduga melakukan perusakan masih berada di Polsek Depok Barat.
Keduanya sedang menjalani proses mediasi untuk penyelesaian permasalahan secara baik.
Polresta Sleman turut mengimbau masyarakat agar tidak mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan yang dapat memicu gangguan kamtibmas.
Apabila terjadi kesalahpahaman atau perselisihan, masyarakat diharapkan tidak melakukan tindakan anarkis maupun perusakan dan menyerahkan penyelesaiannya kepada pihak yang berwenang.
"Masyarakat dapat menghubungi layanan 110 apabila membutuhkan kehadiran kepolisian," pesannya. (del)
Editor : Bahana.