SLEMAN - Abu vulkanik belum terdeteksi di sekitar Bandara Adisutjipto. Hasil tersebut diketahui setelah pengelola bandara melakukan paper test untuk memantau keberadaan abu vulkanik di kawasan bandara.
General Manager Bandara Adisutjipto Wibowo Cahyono Soekadi mengatakan, paper test dilakukan untuk menguji keberadaan abu vulkanik di sekitar bandara. Pemantauan juga dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan paparan abu vulkanik dari Gunung Merapi yang mengalami erupsi beberapa waktu terakhir.
“Hasil dari paper test sejauh ini belum terdeteksi adanya paparan abu vulkanik di sekitar Bandara Adisutjipto,” kata Wibowo melalui keterangan tertulis Senin (7/9).
Baca Juga: Bansos 15 Orang Distop karena Desil Berubah, Pemkal Mulyodadi Fasilitasi Pengajuan Pembaruan Data
Meski demikian, aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau turut berdampak terhadap operasional penerbangan. Sejumlah penerbangan di Bandara Adisutjipto pada Minggu (6/9) hingga kemarin (7/9) mengalami penyesuaian, termasuk pembatalan.
Sementara seluruh penerbangan dari Bandara Adisutjipto menuju Jakarta dibatalkan kemarin (7/9). Pembatalan dilakukan setelah adanya pembaruan Notice to Airmen (NOTAM) terkait penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma hingga pukul 18.00.
Sementara itu, jam operasional keberangkatan terakhir di Bandara Adisutjipto terjadwal hingga pukul 16.00. Kondisi tersebut membuat penerbangan tujuan Jakarta tidak dapat diberangkatkan.
“Kami terus berkoordinasi dengan maskapai agar memberikan pemberitahuan kepada para calon penumpang atas pemberangkatan yang dibatalkan,” ujarnya.
Baca Juga: Prediksi Skor Club Brugge vs Aston Villa di Liga Champions, Update Tim, Susunan Pemain, Skor Akhir
Wibowo memastikan Bandara Adisutjipto tetap siaga dan menjalankan operasional setiap hari. Pemantauan kondisi yang berpotensi memengaruhi penerbangan terus dilakukan melalui koordinasi dengan maskapai dan stakeholder terkait. Hal ini guna memastikan penanganan penerbangan terdampak dan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan dengan baik.
Dia turut mengimbau pengguna jasa untuk selalu memeriksa status penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan. Informasi juga dapat diperoleh melalui Contact Center Angkasa Pura Indonesia 172. Dia memastikan Bandara Adisutjipto tetap siaga dan menjalankan operasional setiap hari dengan terus memantau kondisi yang dapat memengaruhi penerbangan.
Personel Airport Security, Terminal Inspector, Customer Service, dan unit terkait juga telah disiagakan untuk membantu memberikan informasi serta menangani kebutuhan penumpang terdampak. Keselamatan penumpang dan keberlangsungan pelayanan dipastikan menjadi perhatian utama. Sementara koordinasi dengan maskapai serta pemangku kepentingan terkait terus dilakukan untuk memastikan setiap keputusan operasional diambil dengan mempertimbangkan kondisi yang ada.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan terima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh pengguna jasa," terang Wibowo. (del)