Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hujan Abu Vulkanik Melanda, Ini 8 Langkah yang Perlu Dilakukan Masyarakat 

F
Hujan Abu Vulkanik Melanda, Ini 8 Langkah yang Perlu Dilakukan Masyarakat 
Hujan Abu Vulkanik Melanda, Ini 8 Langkah yang Perlu Dilakukan Masyarakat 

Advertisement

 RADAR JOGJA — Erupsi gunung berapi tidak hanya menimbulkan lontaran material vulkanik, tetapi juga dapat memicu hujan abu yang berdampak pada masyarakat di sekitar hingga wilayah yang berjarak puluhan kilometer dari gunung yang mengalami erupsi.

Abu vulkanik yang terbawa angin dapat menyelimuti berbagai permukaan, mulai dari rumah, kendaraan, jalan raya, hingga fasilitas umum. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga dapat menurunkan jarak pandang dan menghambat mobilitas masyarakat.

Dampak hujan abu juga dapat dirasakan pada sektor transportasi udara. Partikel abu vulkanik yang berada di udara dapat membahayakan penerbangan sehingga dalam kondisi tertentu operasional bandara dapat terganggu, termasuk terjadinya penundaan hingga penghentian sementara penerbangan.

Advertisement

Selain mengganggu aktivitas dan fasilitas, abu vulkanik juga perlu diwaspadai karena dapat berdampak terhadap kesehatan, khususnya sistem pernapasan. Oleh karena itu, masyarakat perlu mengetahui tindakan yang harus dilakukan ketika hujan abu terjadi.

Berikut sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko akibat hujan abu vulkanik:

Advertisement

1. Tutup pintu, jendela, dan ventilasi

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mencegah abu masuk ke dalam rumah. Tutup seluruh pintu, jendela, dan ventilasi. Celah yang masih memungkinkan abu masuk dapat ditutup menggunakan handuk basah atau selotip kedap udara.

2. Amankan perangkat elektronik

Abu vulkanik dapat mengganggu komponen elektronik dan instalasi listrik. Karena itu, perangkat elektronik perlu diamankan dari paparan abu. Hindari pula kontak langsung antara abu vulkanik dengan peralatan maupun saluran listrik.

3. Perhatikan saluran air

Advertisement
Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, 45 Penerbangan dari dan Menuju YIA Kulon Progo Dibatalkan

Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, 45 Penerbangan dari dan Menuju YIA Kulon Progo Dibatalkan

Penutupan operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) akibat erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak signifikan terhadap pergerakan pesawat di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Kulon Progo. Dalam dua..

Bandara Soekarno-Hatta Ditutup 6 September 2026 akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

Bandara Soekarno-Hatta Ditutup 6 September 2026 akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara pada 6 September 2026 akibat abu vulkanik Krakatau. Simak waktu penutupan dan informasi resmi AirNav Indonesia.

Bahaya Mengintai, Satelit BMKG Deteksi Sebaran Debu Vulkanik Semeru, Ibu, dan Gunung Dukono

Bahaya Mengintai, Satelit BMKG Deteksi Sebaran Debu Vulkanik Semeru, Ibu, dan Gunung Dukono

Satelit Himawari-9 BMKG mendeteksi sebaran debu vulkanik dari Gunung Semeru, Ibu, dan Dukono pada 10 Oktober 2026. Simak arah sebaran abu dan imbauan keselamatan bagi warga di sini.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer